Ketua DPC PKS yang Baru : Episode Mendatang adalah Episode Partisipasi Semua Potensi

Ketua DPC PKS Pancoran yang baru saja terpilih di forum Musyawarah Cabang kemarin memaparkan sedikit kata pengantar untuk episode kepengurusan selanjutnya. Dalam sambutan pengantarnya Rizaludin mengatakan bahwa, "Kami akan membagi dan mendistribusikan beban dakwah ini ke semua kader. Jangan takut kalau sampai tidak kebagian tugas, semua potensi harus bisa teraktualisakan, semuanya harus berpartisipasi dengan kapasitas dan potensinya masing - masing. Episode mendatang adalah episode partisipasi bagi seluruh kader Pancoran." 

Dalam sistem partai politik yang demokratis, konsep partisipasi kader merupakan salah satu konsep yang penting. Partisipasi kader memiliki banyak bentuk, mulai dari yang berupa keikutsertaan langsung anggota dalam program partai maupun yang sifatnya tidak langsung, seperti berupa sumbangan dana, tenaga, maupun pikiran dalam pembuatan kebijakan partai. Ragam dan kadar partisipasi sebaiknya tidak dinilai hanya pada banyaknya pelibatan kader secara massif, karena partisipasi kader pada hakikatnya berkaitan dengan akses kader untuk memperoleh informasi.

Di PKS, alhamdulillah partisipasi kader sudah menjadi kegiatan rutin dan terlembaga khususnya dalam membantu para pimpinan dalam membuatan keputusan. Ada forum musyawarah cabang (muscab), pemilihan umum internal (PUI), musyawarah kerja cabang (mukercab), musyawarah ranting (musran), musyawarah (syuro) pemelihara (hadonah), forum (multaqo) kader dan lain sebagainya. Partisipasi kader bukan hanya terbatas pada keikutsertaan dalam pelaksanaan program-program atau kegiatan partai, partisipasi kader tidak hanya terjadi saat pelaksanaan kegiatan saja, tetapi juga harus dimulai dari tahap perencanaan.

Untuk mendukung pelaksanaan manajemen pengelolaan partai politik, peranan kader dalam interaksi demokratis untuk memajukan partai secara komprehensif sangat diperlukan. Untuk itu peran serta kader secara langsung maupun tidak langsung sangat diperlukan dan perlu terus diperkuat serta diperluas. Dengan demikian istilah partisipasi bukan hanya sekedar retorika semata tetapi harus bisa diaktualisasikan secara nyata dalam berbagai kegiatan dan pengambilan kebijakan partai.

Keberhasilan partai politik dalam jangka panjang, sangat tidak hanya bergantung pada kepuasan kader atas pelayanan yang diberikan partai kepadanya, tetapi juga atas ketertarikan, keikutsertaan, dan dukungan dari kadernya. Partai Politik yang baik dan sehat tergantung pada bagaimana kader mendapatkan informasi yang baik sehingga dapat ikut berperan dalam proses pengambilan keputusan. 

Jadi benar apa yang dikatakan oleh ketua DPC yang baru, partisipasi itu penting apalagi untuk menjaga kelansungan hidup berjalannya roda partai politik mengarungi rintangan dan tantangan yang ada.  Bravo PKS !!!