Postingan

Menampilkan postingan dengan label hafidz

Pondok Tartila, Program Liburan Anak dari PKS Pengadegan

Gambar
Libur sekolah sebaiknya diisi dengan program manfaat dan nilai tambah bagi anak-anak. Program yang jelas dan terarah bagi anak-anak selama liburan haruslah diciptakan. Jangan liburan, anak dibiarkan dididik oleh tv dan media lainnya atau berlalu begitu saja. Pondok Tartila adalah program layanan liburan bagi anak – anak sekolah, program ini adalah program rutin PKS Pengadegan saat liburan tiba. Penanggung jawab program ini adalah bidang perempuan DPRa Pengadegan. Satu angkatan biasanya terdiri dari lima belas anak, dalam satu periode liburan kadang bisa lebih satu angkatan. Program untuk satu angkatan terdiri dari bermalam (mabit) di salah satu rumah, tilawah, sholat tahajud, olah raga, games, nonton film islami dan masih banyak yang lainnya. Lama program ini adalah sehari semalam dan di asuh oleh kakak – kakak dari PKS Pengadegan, salah satunya yang menjadi favorit anak – anak adalah kakak Alfisah. Setelah menyelesaikan semua agenda sehari semalam maka anak – anak akan mendapatk...

DPC PKS PANCORAN BEKERJA SAMA DENGAN KNRP DATANGKAN MOTIVATOR AL QUR’AN DARI PALESTINA

Gambar
Hari ahad (29/01) DPC PKS Pancoran, khususnya Biro Qur’an dan Bahasa Arab mengadakan acara “Sehari bersama Qur’an “ dengan mengambil tema motivasi tahsin dan tahfidz Al Qur’an. Bertindak sebagai MC adalah Ust. Muazzom al hafidz, sementara tilawah oleh Okke Nurtama. Acara dibuka oleh Ust. Agung Kurniawan, perwakilan dari kaderisasi DPC. Untuk sesi pertama, disampaikan beberapa materi tentang tajwid, penyampaian materi dilakukan oleh para hafidz dari DPC PKS Pancoran, Ust. Nurkholis dan Ust Wiwid. Setelah sesi materi selesai, peserta kemudian dikelompokan menjadi beberapa kelompok, para hafidz dan hafidzah melakukan evaluasi terhadap tajwid bacaan Al Qur’an para peserta. Evaluasi setiap peserta ditulis dalam sebuah form yang disediakan oleh panitia. Setelah sholat Dzuhur berjamaah, para peserta kemudian melanjutkannya dengan makan siang bersama. Tepat jam 13.00, peserta sudah kembali siap untuk mengikuti sesi selanjutnya yaitu taujih atau motivasi dari seorang yang telah menc...

Apakah Orang Tua dari Anak Penghafal Al Qur'an adalah Harus Hafidz dan Hafidzah ?

Gambar
Jawabannya sederhana, tidak. Seorang pasangan aktivis dakwah yang sangat mencintai Al Qur'an ini selalu berupaya mewujudkannya dalam gaya hidup, selera, dan pilihan - pilihan mereka, tetapi mereka bukanlah pasangan penghafal Al Qur'an. Mutaminul 'Ula hanya memiliki hafalan sekitar tiga hingga lima juz. Sementara istrinya, Wirianingsihbaru menghafal hingga dua juz. Mereka berdua bukan hafidz dan hafidzah. Lalu, bagaimana mereka bisa mendidik putra-putrinya untuk menghafal Al Qur'an? Ternyata jawabnnya pun sederhana, tetapi memilki makna dan perjuangan yang lura biasa. Keyakinan yang kuat dan kecintaan untuk kembali kepada Kalamullah (Al Qur'an) itu saja yang mendasari pasangan ini untuk membuat anak - anaknya menjadi penghafal Al Qur'an. Keyakinan bahwa Al Qur'an sebagai pedoman hidup dilekatkan dalam hati dan jiwa putra-putrinya. Dengan begitu, mereka berharap dapat membawa keluarga ke dalam naungan-Nya di hari tiada naungan. itulah yang terjadi pada keluarg...