Postingan

Menampilkan postingan dengan label survei

Partai Agama Bisa Lebih Baik dari Partai Sekuler

Gambar
Oleh BePe (Bang Prima) Caleg DPRD DKI nomor 5 dari PKS (Dapil : Pancoran, Tebet, Mampang, Pasar minggu, Jagakarsa) Beberapa survei mengatakan bahwa perolehan suara partai politik (parpol) berbasis agama pada Pemilu 2014 diprediksi semakin menurun. Bahkan partai ini terancam tidak dapat meloloskan calon anggota legislatifnya menjadi anggota DPR. Partai Politik (parpol) bisa kita bagi dalam dua kelompok, yaitu partai sekuler (bukan berbasis agama) dan partai agama. Partai sekuler umumnya menggunakan jargon-jargon nasionalis, dan sebaliknya partai agama menggunakan jargon agama. Ada yang menarik sejak pemilu 2004 sampai sekarang, kita makin sulit membedakan mana parpol agama dan mana parpol sekuler. Hal ini dikarenakan, parpol - parpol sekuler juga telah merubah jargon mereka menjadi partai religius nasionalis namun tetap dengan cita rasa sekuler. Kalau parpol agama menggunakan jargon dan simbol agama maka itu bisa dikatakan wajar, namun bagaimana dengan p...

Jika Pemilu Hari Ini, PKS Kemungkinan Masuk 3 Besar

Gambar
Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  tetap meyakini partainya akan meraih peningkatan suara di Pemilu 2014, meskipun ada prediksi yang menyatakan sebaliknya. Bahkan, PKS siap untuk merebut posisi tiga besar. “Kewajiban kita hanya berusaha dan kita akan optimis. Target kita tetap masuk tiga besar di Pemilu 2014,” kata Presiden PKS di Jakarta. Menurut Anis, target itu rasional karena jumlah pertumbuhan kader PKS mengalami peningkatan signifikan. "Kami akan menjadi partai terbuka, tidak lagi dari kalangan akademisi. Jadi semua elemen masyarakat bisa bergabung," kata Anis Matta yang juga Wakil Ketua DPR RI tersebut. PKS sudah terbukti punya tren positif dari setiap kali pemilu. Dari keikutsertaannya di pemilu mulai dari sejak bernama PK hingga sekarang PKS, suara selalu mengalami peningkatan signifikan. Ditambah konsolidasi internal partai yang maksimal. “PKS terus melakukan konsolidasi ke tingkat daerah. PKS berharap kekuatan semakin meningkat menjelang Pemilu 2014,...

Kemacetan Sumber Stres di Jakarta

Gambar
Diilhami saudara tuanya, Reader’s Digest Inggris, yang mengadakan survei tawa di sejumlah kota di negara tersebut, tim kecil Reader’s Digest Indonesia melakukan survei di seputaran ibu kota, demi mencari tahu kadar selera humor warga Jakarta. Mau tau hasilnya mari kita simak sama-sama. Langkah awal, tim RDI memancing responden dengan pertanyaan: Apakah Anda stres? Mayoritas menjawab, iya. Dan kurang dari 10% menjawab tidak, dan 5% menjawab tidak tahu. Lalu pertanyaan beranjak ke pertanyaan kedua, yaitu penyebab utama stres. Sudah bisa ketebak kalau penyebab utama stres para responden adalah kemacetan Jakarta yang semakin gokil sehingga 85% responden menyatakan demikian . Lalu 5% menjawab tekanan pekerjaan yang membuat mereka stres, dan 10% menjawab secara beragam, dari masalah keuangan, asmara, urusan rumah tangga, harga sembako. Bahkan ada seorang responden yang menjawab, semua aspek yang ada di Jakarta menimbulkan stres! Wew.. ternyata kemacetan merupakan ...