Postingan

Anis Matta: Tentang Waktu

Gambar
Setiap kali ada pergantian tahun seperti sekarang, saya selalu membangunkan kembali kesadaran saya tentang waktu dan cara merasakannya. Cara setiap orang merasakan waktu berbeda karena "satuan waktu" yang mereka gunakan juga berbeda. Itu lahir dari falsafah hidup yang juga berbeda. Jika kita memaknai hidup sebagai pertanggungjawaban, maka waktu adalah masa kerja. Waktu adalah kehidupan itu sendiri.  Orang-orang beriman membagi waktu - seperti juga hidup – ke dalam waktu dunia dan waktu akhirat. Itu 2 sistem waktu yang sama sekali berbeda. Waktu dunia adalah waktu kerja. Waktu akhirat adalah waktu pertanggungjawaban dan pembalasan atas nilai waktu kerja di dunia. Waktu kerja di dunia mengharuskan kita memaknai setiap satuan waktu sebagai satuan kerja. 1 unit waktu harus sama dengan 1 unit amal. Persamaan itu, 1 unit waktu sama dengan 1 unit kerja, membuat hidup kita jadi padat sepadat-padatnya, nilai waktu terletak pd isinya, kerja! Tidak ada hal yang paling tidak bis...

Seandainya Saat Itu Ganjil-Genap Jadi, Pejabat Setingkat Menteri pun Wajib Mentaatinya

Gambar
Tidak lama setelah DKI Jakarta memiliki Gubernur baru di akhir tahun 2012 yang lalu, kajian rencana pembatasan kendaraan ganjil-genap serius banget dikaji.  Bahkan, Gubernur baru saat itu, sudah berani menyebut-nyebut  bahwa kebijakan baru tersebut akan mulai berlaku  1 Januari atau  Maret 2013.  "Harus ada langkah radikal. Kalau enggak punya kebijakan radikal, enggak berani seperti itu, enggak akan selesai-selesai," kata gubernur saat itu. “Jika terus didiamkan, maka tidak akan ada habisnya, sehingga kebijakan ganjil genap harus diterapkan,” tegasnya. Pemikiran “idealis” ini, telak-telak didukung oleh beberapa anggota DPR. “Kemacetan di Jakarta sudah sangat parah. Salah satu cara mengurangi kemacetan, ya, dengan sistem ganjil-genap. Hal ini sudah dilakukan di beberapa negara. Jadi, langkah Gubernur DKI memberlakukan sistem ini harus kita dukung," kata salah satu anggota DPR. Mereka bahkan langsung mendorong Gubernur DKI saat itu untuk segera mensosial...

Proyek Sumur Resapan Pemda Jaksel di Rawajati, Perlu Pengawasan dan Koreksi

Gambar
Proyek sumur resapan yang sedang giat-giatnya dikerjakan Pemda Jakarta Selatan di Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, dan Kecamatan  Pasar Minggu, Jakarta Selatan perlu diawasi dan dikoreksi.   Menurut salah seorang warga Pejaten yang juga Insinyiur dari Institut Pertanian Bogor yang juga masih berstatus sebagai PNS, ada beberapa hal yang perlu diawasi pihak Pemda DKI Jakarta. P embuatan sumur resapan air memang cukup baik, namun sumur resapan yang dikerjakan di Rawajati sepertinya sudah menyalahi. Proyek tersebut terlihat memperbanyak jumlah sumur resapan, tetapi jarak antara sumur yang satu dengan lainnya tidak jelas. “Kalau sekarang yang saya lihat di sepanjang jalan Rawajati maupun Pejaten Raya, main bongkar dan main dalami saja sudah langsung jadi sumur,” kata sang Insinyiur yang namanya mau tidak ditulis ini. Untuk itu, pengawasan dari Pemda DKI Jakarta sudah sejak dini harusnya dilakukan, diantaranya mulai dari bahan penahan tanah untu...

Sepakat Dengan Kapolsek Pancoran, Personil Polisi Perlu Ditambah

Gambar
Beberapa bulan terakhir ini, suasana kamtibmas di kecamatan Pancoran memang agak menghangat. Ada perampokan motor di fly over Kalibata, penembakan satpam di rumah Kedubes Arab Saudi, pembobolan rumah kosong di Cikoko, pembunuhan dengan senjata tajam di Kalibata, kurir narkoba di Kalibata City, pembunuhan di apartemen Kalibata City, dan lain sebagainya. Polsek adalah ujung tombak kepolisian, buruk kerja polsek maka buruk pula citra polisi. Polseklah yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Karenanya, polisi di tingkat polsek haruslah mencukupi personil dan fasilitasnya. "Kami butuh tambahan anggota," kata Kapolsek Pancoran, Kompol Minto. Menurut Minto, idealnya polisi di Polsek memiliki 120 personel, tapi di Pancoran hanya ada 80 personel. "Ini bukan menjadi alasan, kami tetap berusaha maksimal memberikan pelayanan yang terbaik," urai Minto. "Sejujurnya kami juga butuh motor untuk patroli. 4 Sampai 6 buah agar bisa masuk ke pelosok, ke gang-gan...

Menyaksikan Karakter "Penghuni Kapal Selam"

Gambar
“Dobrak! Dobrak! Dobrak! Kita harus dobrak pintu ini. Harus! Dobrak! Dobrak!” teriak seorang lelaki bernama Mutholib berusaha mendobrak pintu sebuah ruangan penjara bawah tanah yang lembab dan jauh dari peradaban.  Ruang penjara bawah tanah inilah yang dibawa oleh Zak Sorga, sebagai penulis naskah dan sutradara, ke atas pentas Gedung Kesenian Jakarta tanggal 21 hingga 23 Oktober 2014. Teater Kanvas akan mengelar pementasan produksi ke-99 berjudul 'Penghuni Kapal Selam'  selama tiga hari berturut-turut, mulai malam nanti. Naskah yang awalnya berjudul Melawan Arus ini ditulis pada tahun 1999 sebagai respon atas kondisi di sebuah negeri dimana tiran dan kekuasaan menjadi dominan, menginjak rakyat yang ratusan juta banyaknya, namun termarjinalkan. Merasa tema ini masih aktual dan timeless, Zak Sorga kemudian menulis ulang naskah pada tahun 2009. Dengan pemantapan struktur dan akhir ceritanya, naskah ini kemudian bertransformasi dengan judul Penghuni Kapal S...

Puluhan Kader PKS Pancoran Kumpul Bareng, Ngomongin Pembinaan dan Pembangunan Umat

Gambar
Minggu (19/10), punggawa bidang Pembinaan DPC PKS Pancoran, Zainul Arif, MM meminta kader PKS Pancoran terus bergerak dan bekerja membina dan membangunkan umat, khususnya pembangunan terhadap generasi muda. Tantangan dakwah ke depan bukan semakin ringan tetapi akan tambah besar. Ditambahkan Zainul, "Yang tidak kalah penting adalah bagaimana para kader ini agar terus mengupgrade skill dan wawasannya melalui berbagai pelatihan-pelatihan secara berjenjang yang sudah dipersiapkan oleh struktur. Setiap kader PKS Pancoran benar-benar harus mengikuti pelatihan, sehingga akselerasi pembinaan umat akan lebih kondusif, efektif dan produktif. Dalam pembinaan dan pembangunan umat, memang membutuhkan pengorbanan, tenaga, pikiran, perasaan, materi dan waktu.  Insya Allah kalau semuanya ikhlas dijalani, ini akan  menjadi amal ibadah dan sangat bermanfaat bagi umat. " Acara yang bertempat di aula kantor DPD PKS Jaksel ini, dihadiri 46 kader PKS Pancoran, tidak ketinggalan ketua DPC PK...

Untuk Siapakah Surat Itu Ditujukan?

Gambar
Kepada …. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh “Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad, keluarga, serta para sahabatnya. Amma ba’du, Kami persembahkan surat ini ke hadapan Tuan yang mulia, dengan keinginan yang sangat untuk ikut memberi bimbingan kepada umat, yang urusan mereka telah Allah swt. bebankan ke pundak Anda di zaman ini. Suatu bimbingan yang kiranya dapat mengarahkan umat di atas sebaik-baik jalan. Sebuah jalan yang dibangun oleh sebaik-baik sistem hidup, yang bersih dari kerancuan dan jauh dari ketidakpastian, Lebih dari itu, ia adalah jalan hidup yang telah teruji oleh sejarah yang panjang. Kami tidak mengharap apa pun dari Anda. Cukuplah bahwa dengannya berarti kami telah menunaikan kewajiban dan mempersembahkan kepada Anda sebuah nasihat. Sungguh pahala Allah, dialah yang lebih baik dan lebih kekal. Tanggung Jawab Seorang Pemimpin Sesungguhnya Allah swt. telah menyera...