Postingan

Menampilkan postingan dengan label move on

Week End, Pos WK Terus Move ON dan Selalu Berkontribusi

Gambar
Umat dan masyarakat harus diletakan di atas kepentingan pribadi. Seperti halnya yang ditunjukan oleh tim Pos Wanita Keadilan (Pos WK) PKS Pancoran yang mengadakan pelatihan sulam pita pada Sabtu (22/8).  Pelatihan sulam pita tersebut adalah wahana Training For Trainers (TFT) untuk para koordinator Pos WK seluruh ranting PKS yang ada di kecamatan Pancoran. Meskipun saat itu weekend, yang biasanya adalah waktu untuk bersenang – senang dan bercengkerama dengan keluarga, namun acara ini tergolong sukses, karena dihadiri lengkap oleh semua utusan Pos WK meskipun hari libur.  Sulam pita merupakan salah satu seni menyulam yang mempergunakan pita sebagai bahan sulamnya. Kain dihias dengan cara menjahitkan pita secara dekoratif ke atas benda yang akan dihias dengan menggunakan berbagai macam tusuk-tusuk hias. Sulam pita atau yang dikenal dengan sebutan ribbon embroidery sudah dikenal sejak pertengahan abad 17, saat itu sulaman pita tidak hanya digunakan untuk menghias busa...

Tekad “Move On” Bersama dari Seluruh Kader PKS Pancoran

Gambar
Pada Sabtu (28/3), kader – kader PKS berkumpul di aula komplek Kalibata untuk memperbaharui semangat dan komitmen bersama untuk lebih bekerja membangun umat dan bangsa. Acara konsolidasi tersebut juga menjadi momen untuk menyatakan ikrar atau tekad bersama bagi semua kader PKS se-Pancoran.  Acara motivasi untuk “move on” bersama ini diisi oleh trainer motivator nasional yakni Bung Satria Hadi Lubis. Motivator yang sering memperkenalkan dirinya sebagai pejabat (Peranakan Jawa dan Batak) ini berkali – kali menekankan bahwa “move-on” menuju kebaikan itu gampang. Ada tiga halangan yang sering dijadikan alasan seseorang ketika sulit diajak "move on", yakni tidak mampu, tidak mau dan tidak punya kesempatan. Selama dua jam nonstop, Bung Satria Hadi Lubis memotivasi seluruh kader PKS Pancoran untuk menghilangkan penghalang – penghalang dan alasan – alasan yang sering bersemayam dalam diri kader. Motivasi “move on” bersama ini diikuti 163-an kader PKS Pancoran. “Move On” i...

Kader Perempuan PKS Kalibata Terus “Move On”

Gambar
Dalam situasi dinamika perpolitikan dan kondisi umat saat ini, perempuan mempunyai peran dan fungsi yang sangat signifikan dalam mendinginkan atau mendamaikan krisis kedepannya. Banyak agenda – agenda perempuan tingkat nasional maupun global yang mulai sedikit terabaikan akibat konflik politik dalam sekal nasional, regional maupun global. Diantaranya yaitu mengenai pemenuhan hak kesehatan perempuan secara menyeluruh, pemenuhan hak pendidikan perempuan serta kekerasan terhadap perempuan yang selama ini kerap terjadi. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi, karena permasalahan kesehatan yang kian besar dari tahun ke tahun. kemudian tingkat aborsi juga mencapai 2,5 juta, di mana 800 ribu aborsi dilakukan oleh remaja putri. Sementara itu Harian KOMPAS pernah melaporkan bahwa buta aksara di Indonesia masih didominasi perempuan. Dari 7,7 juta penyandang buta aksara 64% diantaranya adalah perempuan diatas 15 tahun.  Inilah ya...