Postingan

Menampilkan postingan dengan label meninggal dunia

Ustadz Cikoko yang Sederhana itu Telah Meninggal Dunia

Gambar
Innalillahi wainna ilaihi rajiun , seorang ulama dari kelurahan paling kecil di kecamatan Pancoran, H.Rahmat Hidayat  hari Rabu siang (11/02) sekitar jam 12-an meninggal dunia di Rumah Sakit  Umum Pusat Cipto Mangunkusumo Jakarta pada usia 53 tahun. Beliau adalah seorang ustadz sekaligus pimpinan majelis ta'lim Al-Ikhlas di kelurahan Cikoko.  Saat masih sehat, beliau sering mengisi tausiyah di berberapa majelis ta'lim, tahlilan, khutbah nikah dan juga aktivitas keislaman yang lain di sekitaran Cikoko.   Karena faktor usia dan juga kondisi kesehatannya kian memburuk, maka H.Rahmat Hidayat pun dirujuk ke RSCM Jakarta.  K arena sakitnya itu, akhirnya Ust.   Rahmat Hidayat akhirnya jarang mengisi tausiyah di majelis - majelis taklim yang ada di Cikoko. Tetapi jika beliau merasa kondisinya sudah fit, beliau tidak segan – segan untuk hadir ke pengajian. Walaupun beliau jarang mengisi, namun tempat majelis taklimnya tetaplah ramai digunakan oleh ib...

Selamat Jalan … Sahabatku, Afrizal

Gambar
Afrizal Dermawan, namanya sesuai dengan tipikal orangnya yang dermawan dan murah senyum. Beliau adalah kader   yang dimiliki PKS ranting Pengadegan, beliau pernah menjabat sebagai bendahara PKS ranting Pengadegan.   Beliau dikenal sangat aktif diberbagai acara struktur,   sering bercanda dan jarang mengeluh.   Banyak orang tidak tahu dibalik candaan, senyum dan tawa cerianya sebenarnya saudara Afrizal ini sudah sering bolak balik ICU rumah sakit. Karena sakit yang dideritanya, pernah ia di rawat ICU sampai hampir satu bulan. Sehingga dalam kesehariannya banyak obat – obatan yang tidak boleh telat ia konsumsi.   Sehari – harinya, beliau bekerja sebagai kasir di sebuah toko swalayan.  Walaupun fisiknya yang lemah, Afrizal jarang sekali tidak ikut dalam acara – acara struktur partai tingkat ranting sampai tingkat wilayah. Sampai mukhoyam (kemah, mendaki gunung) pun ia ikuti tanpa keterpaksaan sedikitpun. Pekan - pekan sebelumnya, beliau masih terlib...

Selamat Jalan Pejuang Dakwah, Kami Lanjutkan Perjuanganmu

Gambar
Ustadz Abdul Aziz Matnur yang Sabtu pagi 10/12 kemarin sedang mengisi pengajian ta’lim ibu-ibu di kediamannya tiba-tiba jatuh dan meninggal dunia. Abdul Aziz merupakan warga di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ustadz Aziz begitu dia biasa dipanggil oleh kader PKS dan masyarakat Pesanggrahan. Abdul Aziz Matnur merupakan putra Jakarta yang lahir tanggal 9 November 1969. Almarhum meninggalkan 4 orang anak yang masih sekolah di bangku SMA dan SMP dari pernikahannya dengan Fatimah. Sebelumnya pernah menjabat anggota DPRD DKI Jakarta periode tahun 1999-2004. Selain sebagai aktifis Islam, almarhum juga dikenal sebagai muballigh di kalangan masyarakat yang kerap mengisi kajian-kajian Tafsir Qur’an di Masjid atau pembicara dalam berbagai acara seminar. Almarhum meninggal mendadak disebabkan serangan jantung koroner saat mengisi pengajian rutin ibu-ibu dirumah almarhum. Diharapkan wafatnya saat mengisi kajian ta’lim merupakan salah satu tanda husnul khatimah, akhir kehidupan yang...

Sosok ulama yang sentiasa memberikan nasihat dan pelajaran yang berharga buat umat ini, telah dipanggil oleh Allah SWT

Gambar
Kembali umat Islam di Indonesia berduka kerana kehilangan sosok ulama yang sentiasa memberikan nasihat dan pelajaran yang berharga buat umat ini. Tepatnya pada hari Sabtu, 21 Mei 2011 bersamaan 17 Jumadil Akhir 1432H pada jam 3.30 dini hari waktu Cirebon, Ustadzah Yoyoh Yusroh adalah guru, daiyah sekaligus anggota DPR RI Komisi I dari fraksi PKS telah meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Cirebon karena kecelakaan. Mohon Doanya juga bagi keluarganya (suami dan anaknya) yang masih di rawat di RS Mitra Kelaurga Cirebon Ust. Budi dharmawan, ayyasy, umar, bunyamin, hanafi, dan sholah. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun ... ketika ajal sudah Alloh SWT tetapkan, maka tidak ada seorang pun yang mampu memajukan dan memundurkannya. Sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu dengan menariknya daripada dada hamba-hambaNya, tetapi Dia mencabut ilmu dengan mewafatkan ulama’ sehingga jika tidak ada lagi seorang ‘alim pun maka manusia akan mengangkat juhalaa’ (orang-orang jahil) sebagai pemimpin mereka....