Postingan

Menampilkan postingan dengan label kemacetan

Kebijakan Terowongan Cikoko Dibuat Satu Arah, Hanyalah Konsep Tambal Sulam

Gambar
Terowongan Cikoko di depan Stasiun Cawang akan dibuat satu arah pada pagi dan sore hari untuk mengurai kemacetan.   Terowongan itu akan dibuat searah pagi dan sore, mulai 10 Agustus 2015 sore diadakan uji coba lebih dulu. Suku Dinas Perhubungan DKI Jakarta Selatan sudah melakukan sosialisasi diantaranya dengan pemasangan spanduk di dekat lokasi. "Kalau pagi dan sore memang macet sekali di terowongan Cikoko itu," ujar Yunus, warga RW02 Cikoko yang juga pengendara sepeda motor.    Hal yang sama juga dikemukakan oleh Akbar, warga RW01 Cikoko yang juga pemilik bengkel sepeda di jalan Cikoko, “Saya melihat dan mendengar, sambutan para warga di sini mendukung.”   Pelaksanaan jalur searah di terowongan ini tak diberlakukan sepanjang hari, namun pada jam-jam sibuk di pagi dan sore hari saja. Pemberlakuan satu arah dari Pengadegan Cikoko atau Kalibata menuju Tebet itu dilakukan uji coba mulai 10 Agustus 2015. Selanjutnya sistem satu arah akan diberlakukan ...

Ekonomi Kemacetan Jakarta yang Membingungkan

Gambar
Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta mencatat bahwa pembelian kendaraan baru di Jakarta sepanjang 2014 mengalami penurunan, sehingga penerimaan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pun tidak mencapai target. Kata beberapa orang, ini pertanda kemunduran perekonomian Jakarta,  sebab mereka meyakini bahwa makin banyaknya kendaraan bermotor itu pertanda makin majunya perekonomian.  Ternyata memang ada madzhab dari beberapa teman – teman  yang memang berpikiran demikian. Untuk mengukur kegiatan ekonomi, mereka menggunakan statistik yang disebut Coincident Economic Index. Indeks ini diukur dengan lima variabel: impor, penjualan mobil, konsumsi semen, suplai uang, dan penjualan eceran. Kalau indeks ini menaik, artinya kegiatan perekonomian menaik. Kalau indeks ini turun tiga kali berturut-turut maka perekonomian perlu diwaspadai. Kalau turun terus dengan tajam, artinya perekonomian masuk ke resesi.  Jadi, salah satu implikasinya menurut indeks ini ad...

Seandainya Saat Itu Ganjil-Genap Jadi, Pejabat Setingkat Menteri pun Wajib Mentaatinya

Gambar
Tidak lama setelah DKI Jakarta memiliki Gubernur baru di akhir tahun 2012 yang lalu, kajian rencana pembatasan kendaraan ganjil-genap serius banget dikaji.  Bahkan, Gubernur baru saat itu, sudah berani menyebut-nyebut  bahwa kebijakan baru tersebut akan mulai berlaku  1 Januari atau  Maret 2013.  "Harus ada langkah radikal. Kalau enggak punya kebijakan radikal, enggak berani seperti itu, enggak akan selesai-selesai," kata gubernur saat itu. “Jika terus didiamkan, maka tidak akan ada habisnya, sehingga kebijakan ganjil genap harus diterapkan,” tegasnya. Pemikiran “idealis” ini, telak-telak didukung oleh beberapa anggota DPR. “Kemacetan di Jakarta sudah sangat parah. Salah satu cara mengurangi kemacetan, ya, dengan sistem ganjil-genap. Hal ini sudah dilakukan di beberapa negara. Jadi, langkah Gubernur DKI memberlakukan sistem ini harus kita dukung," kata salah satu anggota DPR. Mereka bahkan langsung mendorong Gubernur DKI saat itu untuk segera mensosial...

Nasib [Wacana] Deep Tunnel Jakarta Sampai Sekarang Masih Ngambang ?

Gambar
Wacana pembangunan terowongan multifungsi (deep tunnel) di Ibu Kota sampai sekarang belum jelas dan bak ditelan bumi. Gembar – gembornya megaproyek ini bisa untuk menekan kemacetan dan menanggulangi banjir di Jakarta. Sesumbarnya deep tunel ini dinilai akan lebih efektif dalam mengatasi banjir ketimbang normalisasi waduk, dengan alasan pemanfaatan ruang bawah tanah yang tidak memerlukan pembebasan lahan. Diperkirakan biaya proyek deep tunnel paling sedikit akan menghabiskan Rp26,5 triliun, angka tersebut belum termasuk biaya operasional dan pemeliharaan.  Dalam teorinya, proyek deep tunnel ini nanti dibangun dengan mesin bor modern berdiameter mencapai 16 meter dengan kedalaman 40-60 meter dari permukaan tanah. Terowongan multifungsi akan melintasi Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, hingga Pluit, Jakarta Utara, dengan panjang 19 km. Deep tunnel nantinya juga akan dibagi ke dalam tiga bagian yaitu pada saat kering bagian bawah digunakan untuk saluran air, bagian tengah d...

Ada Pameran Mobil di Jakarta, Apa Kata Dunia (Maya) ?

Gambar
EVENT Indonesia ‏ @ Event_INA Pameran mobil menghasilkan apa? Devisa? Dari pajak? Peningkatan revenue produsen? Popularitas? Atau # kemacetan ? Dan pemborosan # BBM ? Zati Piqhi ‏ @ siizaty Katanya pameran IIMS berhasil menjual 9000 mobil . Selamat datang kemacetan yg semakin parah!! [pic] — https://path.com/p/41pqFf Toto Sugito ‏ @ Toto_B2W Ke IIMS yuu? Cari Sepeda murah... Koplak! Itu pameran utk ndaftar menikmati Kemacetan dg mobil baru brow! Toto Sugito ‏ @ Toto_B2W Kira2 dr pameran IIMS berapa banyak lagi Mobil yg akan mengisi ruang Jalan utk memeriahkan KeMacetan , khususnya di Jakarta ya? @ savejkt sulistiana ‏ @ sulistianaaa 15ribu mobil murah pd satu merk udah kejual dlm satu pameran , okelah selamat datang kemacetan ibu kota yg akan semakin semerawut dan macet! Kicau Bintaro ‏ @ Kicaubintaro Disatu sisi pemerintah kota berperang mencari solusi kemacetan , tapi kenapa pameran mobil setiap tahun selalu diadakan??k...