Seandainya Saat Itu Ganjil-Genap Jadi, Pejabat Setingkat Menteri pun Wajib Mentaatinya
Tidak lama setelah DKI Jakarta memiliki Gubernur baru di akhir tahun 2012 yang lalu, kajian rencana pembatasan kendaraan ganjil-genap serius banget dikaji. Bahkan, Gubernur baru saat itu, sudah berani menyebut-nyebut bahwa kebijakan baru tersebut akan mulai berlaku 1 Januari atau Maret 2013. "Harus ada langkah radikal. Kalau enggak punya kebijakan radikal, enggak berani seperti itu, enggak akan selesai-selesai," kata gubernur saat itu. “Jika terus didiamkan, maka tidak akan ada habisnya, sehingga kebijakan ganjil genap harus diterapkan,” tegasnya. Pemikiran “idealis” ini, telak-telak didukung oleh beberapa anggota DPR. “Kemacetan di Jakarta sudah sangat parah. Salah satu cara mengurangi kemacetan, ya, dengan sistem ganjil-genap. Hal ini sudah dilakukan di beberapa negara. Jadi, langkah Gubernur DKI memberlakukan sistem ini harus kita dukung," kata salah satu anggota DPR. Mereka bahkan langsung mendorong Gubernur DKI saat itu untuk segera mensosial...