Postingan

Menampilkan postingan dengan label pemimpin

Musyawarah Ranting (MusRan) : Kita Butuh Inspiring – Inspiring Muda

Gambar
Kemajuan organisasi seperti DPRa PKS ke depan, ada di tangan leader - leader muda yang kreatif, intelektual, inspiratif dan dekat dengan ummat. Untuk itulah diperlukan sosok – sosok generasi muda yang intelek, semangat dan berakhlak baik. Kita melihat pemimpin baru Indonesia yang   ada saat ini, baru bisa memberi harapan – harapan saja belum sampai   tahapan rasa. Seiring waktu harapan – harapan pun akan sirna karena lunturnya pencitraan yang dibangun tanpa kenyataan.   Akhirnya rakyat ini pun diajak kembali lagi ke pragmatisme,   dulu saat kampanye meyumbang apa, kini menjadi ajang berbalas jasa.   Pemimpin Indonesia kini masih memikirkan kepentingan penyumbang dana,   kurang   berkontribusi ikhlas dalam membangun kepentingan bangsa. InsyaAllah di PKS Pancoran khususnya,   tidak kekurangan stok leader – leader muda. Ke depan ranting – ranting PKS membutuhkan inspiring - inspiring leader, dan ini ada di tangan anak – anak muda. Me...

PKS Pancoran Cetak Pemimpin - Pemimpin Muda Lewat Musyawarah Ranting (MusRan)

Gambar
Setiap orang pasti akan jadi pemimpin, walaupun itu hanya dalam keluarga sendiri, everyone can be a leader . Leader itu haruslah mampu melakukan perubahan yang positif, kemudian menjadi inspirasi dan yang penting ia bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk lingkungannya. Beberapa hari lagi ranting – ranting PKS sePancoran akan memiliki ‘leader - leader’ baru. DPC PKS Pancoran akan membuat keputusan resmi siapa saja leader baru DPRa – DPRa PKS di wilayah kecamatan Pancoran.  Ketika kader - kader bersuara untuk memilih para ketua DPRa PKS periode mendatang, perspektif mereka lebih cenderung untuk memilih anak – anak muda dan wajah - wajah yang baru. Kader selama ini mencermati sikap dan sifat para kandidat ketua DPRa ini yang kebanayak anak – anak muda. Baik itu keaktivitannya, gaulnya, “ngajinya” perannya di masyarakat, pola pikirnya, keluarganya serta idealismenya. Dengan kata lain,   kader - kader mencermati track record para calon leader DPRa tersebut. Namun...

DPRa PKS se-Pancoran Punya Komandan Baru

Gambar
DPRa   PKS   se-Pancoran punya komandan baru, yakni Firman untuk Cikoko, Ainul untuk Pengadegan, Irfan untuk Rawajati, Ishak untuk Kalibata, Santo untuk Durentiga dan Atep untuk Pancoran. Acara pelantikan dan pembacaan ikrar pengurus DPC dan DPRa se-Pancoran berlangsung di Aula Gedung Serba Guna Komplek DPR RI   Kalibata, Sabtu (26/1/2013). Para ketua DPRa sebelumnya ada yang ditarik ke jadi pengurus DPC dan ada juga yang mutasi ke daerah lain (luar Pancoran).   Para komandan DPRa ini hampir semuanya usianya masih sangat muda – muda, beliau – beliau juga telah sukses melaksanakan berbagai penugasan di bidangnya masing - masing. Revitalisasi pengurus DPC maupun DPRa merupakan proses alamiah yang selalu terjadi. Bukan saja diarahkan untuk regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan, namun lebih diarahkan agar organisasi dapat berjalan lebih dinamis dalam menjawab tantangan tugas ke depan. Senada dengan hal di atas, Ust. Mansyur Hidayatullah (ketua kade...

KRISIS KEPERCAYAAN

Gambar
Ust. Yusuf Mansur Kepercayaan di negeri ini sudah hampir tidak ada, bila tdk mau dikatakan tdk ada sama sekali # KrisisKepercayaan Krisis kepercayaan terjadi seiring dengan menghilangnya kejujuran di hati banyak individu bangsa, khususnya pemimpin # KrisisKepercayaan   Krisis keprcayaan sdh sedemikian parah, sebagian besar masyarakat kecil memasabodohkan siapa yg bakal memimpin mereka # KrisisKepercayaan   Bagi mereka, siapa pun yang akan memimpin bangsa ini akan sama saja! # KrisisKepercayaan   Mereka sdh tdk percaya lagi akan kefitrahan lidah & hati para pemimpin & bahkan para calon pemimpin yg 'sedang berpentas' # KrisisKepercayaan   Rakyat sudah tdk lagi mau percaya dengan aparat penegak hukum dan sudah tdk percaya dg baju kepemerintahan yg ada # KrisisKepercayaan   Bahkan mau tdk mau, krisis kepercayaan jg berimbas thdp kalangan pemuka agama. # KrisisKepercayaan   Umat tdk percaya karena sering terjadi ketidaksesuaian anta...

MENGINGATKAN PEJABAT ITU IBADAH

Gambar
Seorang pejabat, apalagi Gubernur harus siap dikritisi dan disorot oleh publik karena hal itu merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik. Media sosial juga semakin memberi ruang kepada masyarakat untuk mengontrol pemerintahan dan pejabat publik. Bahkan melalui media sosial, media-media konvensionalpun tidak luput dari kritik dan sorotan publik. "Media konvensional tidak lagi mutlak sebagai sarana pembentuk opini, saat ini media sosial juga sangat berpengaruh dan di `update` (perbaharui) setiap saat. Janganlah ketika ada yang mengkritik atau memberi masukan terus dibilang “Pasukan Nasi Bungkus” atau istilah lainnya “Di Bayar Berapa ?”. Seorang pejabat bukanlah makhluk suci bagaikan Nabi yang membawa kitab suci dan juru selamat sehingga bersih dari dosa hanya karena mungkin menjadi “ Kekasih Media.” Kemudian juga jangan sampai kritik itu disikapi dengan berlebihan seperti gerakan dukungan dengan “CAP STEMPEL DARAH” atau “CAP JEMPOL DARAH” untuk me...

Anis Matta (Nominator Polling INILAH.COM) : Memimpin dengan Kelapangan Dada

Gambar
"Kita mengelola orang pintar, karenanya susah mengatur, khususnya dalam sidang-sidang yang temanya berat. Mereka punya hak kolegial yang penuh sebagai anggota dewan," ujar Anis Matta, di Jakarta, belum lama ini. Tak hanya itu sebagai pimpinan dewan dirinya dituntut menguasai segala bidang mulai dari masalah politik, ekonomi, hukum, sosial dan semua masalah harus dikuasai. Sebagai pimpinan yang membidangi ekonomi dan keuangan, pria kelahiran Bone, 7 Desember 1968 memiliki target yakni menciptakan trasparasi anggaran. Target lainnya adalah memperkuat kompetensi pelaksanaan anggaran di DPR dengan membentuk yang namanya budget office. "Supaya kemampuan ini setara dengan pemerintah dalam penyusunan anggaran sehingga walau tugas kami hanya memberikan pandangan tapi pada kemampuan pembahasan Insya Allah satu level dengan pemerintah. Itu tanggung jawab saya dikoordinator bagian keuangan," akunya. Sementara sebagai pimpinan DPR, bapak delapan anak ini jug...

Pemimpin itu Memimpin bukan Mengikuti

Gambar
Pemimpin itu memimpin, pengikut itu mengikuti. Pemimpin yang tidak punya kemampuan memimpin yang baik tentu tidak akan diikuti pengikutnya dengan baik pula. Tidak semua pemimpin punya kemampuan memimpin, tidak setiap yang duduk sebagai pemimpin punya kemampuan memimpin. Kepemimpinan adalah pengaruh, semakin kuat kepemimpinan seseorang maka pengaruhnya akan sangat kuat. Dengan kata lain kunci utama dari kepemimpinan adalah kredibilitas seseorang. Jika seseorang dianggap kredibel memimpin masyarakat, maka masyarakat akan punya komitmen untuk mengikuti, medukung, bahkan melakukan pengorbanan untuk mencapai tujuan sang pemimpin.Sampai saat ini kita sudah mengalami lima kali pergantian presiden, aneka pelajaran dan hikmah banyak yang dapat kita diambil. Ada beberapa pilar yang harus ada dalam diri seorang pemimpin. Pilar pertama yang harus ada di calon pemimpin besar adalah kejujuran , kejujuran seorang pemimpin harus terbukti dan teruji. Pilar kedua adalah keca...