Postingan

Menampilkan postingan dengan label sungai

Kader - Kader PKS Sebar Ratusan Takjil untuk Warga “River Side”

Gambar
Acara blusukan rutin yang dilakukan kader - kader perempuan PKS Durentiga terus berjalan selama Ramadhan. Kali ini mereka menyebar ratusan paket buka puasa untuk para warga yang berada di pinggiran sungai buncit, RW05 Durentiga.  Sungai yang melintasi daerah buncit ini sering dikenal dengan sebutan kali krukut atau kali buncit, walaupun tidak sedalam dan selebar kali ciliwung namun kali buncit ini lebih sering meluapkan airnya. Setiap hujan besar terjadi, saat itulah kali krukut dapat dipastikan banjir. Ketinggian banjir dari yang hanya 10 cm sampai pernah mencapai 2 meter. Warga di sini mau tidak mau, menjadi sangat terbiasa dengan banjir, beberapa banjir mengharuskan beberapa nyawa warga di daerah sini melayang, akibat terseret arus banjir kali buncit ini.  Guna membantu sesama muslim pinggir sungai yang berbuka puasa, Kamis (2/7) kader – kader perempuan PKS Durentiga membagikan ratusan takjil kepada warga di tepian sungai buncit Durentiga Jakarta Selatan. Dari p...

Debit Sungai Ciliwung Naik, Pengadegan Banjir

Gambar
Curah hujan tinggi pada Rabu (19/11) malam mengakibatkan debit air kali Ciliwung di daerah Pengadegan kecamatan Pancoran sempat naik. “Ya, di RT11 RW01 Pengadegan banjir pagi ini (20/11),” ujar Nurlaila, salah satu warga RW01 Pengadegan lewat pesannya ke DPC PKS Pancoran.  Pagi ini, memang sejumlah kawasan sepanjang pinggir sungai Ciliwung tergenang banjir. Air datang dengan cepat dan langsung masuk ke rumah warga. Ketinggian air pukul 04.30 WIB, sudah mencapai betis orang dewasa. Akibatnya, sejumlah keluarga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Warga RW01 Pengadegan juga terlihat mengevakuasi barang-barang berharga mereka ke tempat yang lebih aman. Termasuk warga yang sakit juga dievakuasi saat banjir kiriman datang. Untuk kecamatan Pancoran, selain di wilayah Pengadegan, titik – titik banjir juga ada di keluarahan Kalibata (RW 05), Rawajati (RW 01, 03, 06, 07), DurenTiga (RW05), dan juga Cikoko (RW01). 

Normalisasi Kali Mampang, Warga Minta Sisa 3,5 km Cepat Dikerjakan

Gambar
Warga Kompleks Loka Indah, Kalibata Pulo, mendesak Pemerintah Kota DKI Jakarta merampungkan normalisasi Kali Mampang. Proyek tersebut memang telah berjalan, tetapi baru rampung sepanjang 2,5 kilometer. Masih tersisa 3,5 kilometer yang belum dikerjakan.  “Di tempat tinggal saya, baru hujan sedikit saja sudah tergenang. Makanya kita minta untuk segera dilakukan. Kalau bisa, jangan hanya hanya dikeruk, tapi pinggirannya dibeton supaya tidak ada pendangkalan lagi karena tanah di pinggirannya tergerus,” kata perwakilan warga Kompleks Loka Indah Togar Sianipar. Togar datang ke Balai Kota DKI dengan didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Joko Susetyo untuk bertemu langsung dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Joko Susetyo mengatakan pihaknya masih perlu berkoordinasi dengan banyak pihak untuk melakukan normalisasi Kali Mampang agar dapat berjalan sesegera mungkin.  “Nanti kita akan koordinasi dengan...

Tolong Jangan Jadikan Kami Tumbal di Proyek Normalisasi Kali Ciliwung

Gambar
KAMI selaku anggota keluarga besar dan keluarga komunitas Betawi asli di lingkungan Kelurahan Rawajati RW 03 dan RW 07, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, merasa dilecehkan oleh oknum Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan oknum kontraktor. Mereka berkonspirasi dengan oknum-oknum yang diduga calo tanah yang hendak menggusur areal-areal tanah warga kami yang terkena rencana normalisasi Sungai Ciliwung di perlintasan Kelurahan Rawajati, utamanya di RT 01 dan RT 10 RW 03 serta RT 01 dan RT 02 RW 07. Kami sepertinya akan dijadikan tumbal kesewenangwenangan oknum-oknum dan para mafia tanah dengan mengukur lahan yang akan digusur tanpa prosedur dan diduga tidak sesuai ketentuan yang berlaku. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan pemberian tanda tidak dikomunikasikan dengan transparan kepada para pemilik tanah dan bangunan. Warga tidak diberikan masterplan atau gambar tapak/ sketsa resmi bagian-bagian mana saja yang terkena gusuran. Malah setelah kami amati pemberian t...

Kader PKS Cikoko Blusukan Bagikan Paket Pembersih Lumpur Banjir

Gambar
Agak berbeda dengan ranting PKS lainnya, DPRa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cikoko tidak membuat posko banjir. DPRa PKS Cikoko hanya mengandalkan keberadaan   rumah korwe.   Akbar adalah korwe PKS untuk wilayah RW01 kelurahan Cikoko kecamatan Pancoran.   Senin (13/1), sebagian besar wilayah RW01 Cikoko terkena dampak banjir sungai Ciliwung.   Sedikitnya 25 rumah terendam dan   sekitar 75 orang mengungsi, sebagain besar warga mengungsi ke Masjid Pancasila yang masih terletak di RW01 Cikoko.  Pada senin pagi (13/1), Akbar dan kader – kader PKS Cikoko sudah menerjang daerah banjir RW01 untuk mengirimkan bantuan berupa nasi bungkus untuk para pengungsi dan juga warga yang masih kejebak banjir di rumahnya. Mereka tidak sempat memasak karena jam 03.00 WIB air banjir menerjang rumah mereka. Selasa pagi (14/1),  ketika air sungai Ciliwung sudah surut sehingga beberapa warga kembali ke rumahnya masing – masing untuk membersihkan rumahnya yang...