Postingan

Menampilkan postingan dengan label pemilihan umum internal

Best Practice Penjaringan BPH DPC, Bravo PUI PKS !

Gambar
“Eksperimentasi” Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam menjaring calon Badan Pengurus Harian (BPH) DPC melalui Pemilihan Umum Internal (PUI), patut dipantau dan diapresiasi.  PUI lebih riil dan merupakan sebuah praktik demokrasi yang lebih representative. Mereka yang memilih adalah para kader PKS yang memiliki kartu anggota, bukan sekadar pendukung atau simpatisan. Para pemilih PUI juga bebas dan rahasia menentukan pilihan mereka.  PUI PKS adalah salah satu ciri sebuah partai modern. Menurut pengamat politik LIPI Lili Romli, ciri partai yang modern antaralain, adanya pengorganisasian yang modern, penempatan kader berdasarkan merit system dan bukan karena kedekatan, serta egaliter. PKS telah memberikan sebuah terobosan kreatif dan praktik terbaik (best practice) dalam penjaringan pengurus partai tingkat kecamatan yang demokratis, tidak elitis, dan tidak buang-buang duit. Bravo PUI PKS !”   Melalui PUI, PKS ingin mengatakan pada publik bahwa meskipun cobaan dan...

Pemilihan Umum Internal (PUI) Kuatkan Soliditas Internal PKS di Tingkat Kecamatan

Gambar
Pemilihan Umum Internal (PUI) yang akan digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada minggu, 2 November 2014 besok, akan dapat menguatkan soliditas internal kader di level kecamatan. PUI itu sebenarnya bentuk lain dari konvensi pimpinan tingkat kecamatan. PUI setidaknya memiliki tiga tujuan, yakni mengkonsolidasikan struktur parpol di tingkat Korte sampai Dewan Pengurus Cabang (DPC). Kedua, adalah penguatan wacana untuk persiapan PKS menghadapi even – even politik selanjutnya. Ketiga, upaya penokohan politik kalangan tokoh parpol untuk 'dikenal' dalam lingkungan masyarakat kecamatan. Berkaitan dengan citra PKS, citra sebenarnya bergantung kepada harapan publik, mengingat selama ini PKS dikenal sebagai partai bersih dan jujur, tetapi sedikit tercoreng dengan kasus yang ditimpakan kepadanya. Untuk memulihkan citra di mata publik, PKS ya harus mampu meyakinkan masyarakat kembali bahwa parpolnya masih bersih dan jujur, misalnya lewat komitmen para BPH dan tokoh yang aka...

Pemilihan Umum Internal (PUI) 2 November : Momentum Naikkan Citra PKS

Gambar
Pemilihan Umum Internal (PUI) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan agenda utama penetapan calon Badan Pengurus Harian (BPH) Dewan Pengurus Cabang (DPC) bisa menjadi momentum untuk menaikkan kembali citra partai di hadapan masyarakat. Apalagi jika figur calon BPH yang ditetapkan sesuai dengan harapan kader dan masyarakat yang rindu tokoh bersih dan sederhana. DPC – DPC PKS se-Jakarta akan menyelenggarakan PUI serentak pada 2 Nopember 2014 untuk memilih kandidat BPH DPC PKS. Terlepas dari hasil PUI DPC PKS dan apapun nanti yang akan diputuskan dan ditetapkan, DPC – DPC PKS sebaiknya menggunakan PUI 2014 ini sebagai momentum untuk bangkit kembali menjadi partai yang kembali dirindu oleh masyarakat.  PUI bukan hanya sekadar jalan pintas untuk menaikkan kembali citra PKS, tapi PUI insyaAllah dapat menghadirkan calon pemimpin dan tokoh tingkat kecamatan yang menarik perhatian publik. PKS sangat mempertimbangkan dan mempromosikan figur-figur pemimpin tingkat kecamatan yang bersih ...

Tiga Hari Lagi Seluruh Kader PKS Pancoran Mencontreng di Pemilihan Umum Internal (PUI)

Gambar
Pengelolaan dinamika politik di internal tubuh PKS sepertinya sudah disiapkan dengan baik. Partai ini tengah mengembangkan manajemen modern dalam mengelola partai. Apa yang digembar-gemborkan oleh teman-teman gerakan demokrasi tentang pemimpinan kolektif  telah tercermin dengan upaya PKS memilih petinggi partai. PKS mengembangkan  Pemilihan Umum Internal (PUI) yang melibatkan semua kader PKS di Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan untuk memilih Badan Pengurus Harian (BPH) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Pancoran.  Struktur model ini akan menghilangkan dominasi elite partai politik sebagai pemain tunggal dikancah politik dan partisipasi kader menjadi semakin jelas. Orang yang dipilih menjadi BPH DPC juga akan teruji secara baik dan menekan proses money politic dalam pemilihanya. Jika PKS mampu mengelola tradisi suksesi pergantian kepemimpinan cabang yang sudah bagus ini, maka partai ’ummi’ dan ’abi’ ini masih terbuka peluang menjadi wadah politik alternatif rakyat Indon...