Postingan

Menampilkan postingan dengan label kota

Jakarta, Bisakah Meniru Manila dalam Melarang Iklan Pakaian Dalam di Jalanan Kota ?

Gambar
Empat tahun yang lalu, Pemerintah Kota Manila membuat kebijakan yang cukup unik dengan mencabut poster iklan yang memperagakan celana dalam pria di pinggir jalan raya utama kota Manila, karena dianggap tidak sopan. Pemerintah kota Manila memutuskan untuk mencabut semua iklan gambar pria yang memperagakan celana dalam, apalagi dengan pose merangsang di jalanan kota. Poster iklan pakaian dalam ini ternyata menyulut banyak kecaman warga karena dianggap vulgar, tidak sopan dan terlalu terbuka. Apalagi ada yang dipasang tepat di muka sebuah seminari Katholik yang besar.  Seorang bloger juga menyebut iklan itu sebagai "pembuat macet lalu lintas". Dia harus menutup mata keponakan-keponakan nya ketika melewati jalan itu.. “Jadi,Saya punya kewajiban untuk berbuat sesuatu guna menanggapi keluhan tersebut." Yang lewat jalanan kota tentu bukan hanya monopoli orang dewasa, banyak juga anak - anak yang melewati jalan itu. Yang kurang pada kebijakan pemerintah kota Manila ...

LONG MARCH DEPOK - JAKARTA, KADER PKS SUSURI PEMANDANGAN KOTA DI MALAM HARI

Gambar
Lenturkan kaki Anda dan bebaskan jiwa di jalan setapak Depok - Jakarta yang menantang.  Berjalan semalam penuh atau hanya sepenggal untuk menikmati pemandangan indah Depok – Jakarta tanpa kemacetan. Bagaimana rasanya menyusuri jalan raya Depok - Jakarta dengan jalan kaki di akhir pekan dan saat heningnya malam? Banyak orang jengkel karena macet di mana-mana. Kalau begitu kenapa tidak mencoba menyusuri jalan kota dengan jalan kaki.  Seperti yang dilakukan oleh beberapa kader PKS Pancoran dan Setiabudi yang mengadakan kegiatan long march Depok – Jakarta. Ini alternatif baru menikmati suasana jalanan Depok - Jakarta . Tidak perlu repot membawa kendaraan, cukup jalan kaki. Dari Jakarta naik kereta api terakhir dari stasiun Kalibata sampai stasiun Pondok Cina Depok, kemudian mulai berjalan kaki ke arah Jakarta.  Walau sorenya wilayah Depok dan Jakarta diguyur hujan, namun tidak mematahkan semangat panitia dan peserta untuk tetap melangsungkan acara tersebut. Dimulai ...

MENUJU JAKARTA SEBAGAI KOTA KESEJAHTERAAN YANG BERKELANJUTAN (JAKARTA WELFARE AND SUSTAINABLE CITY)

Gambar
Ahmad Sahal oleh Ahmad Sahal (mantan ka. dpc pks pancoran 2006 - 2008)   Ada dua kata yang menjadi perhatian dan cita-cita kita bersama dalam kalimat judul di atas yaitu kesejahteraan(welfare) dan berkelanjutan (sustainable). Jakarta sebagai kota kesejahteraan mensyaratkan adanya perlindungan dan jaminan kesejahteraan bagi setiap warganya, minimal dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, kesehatan dan pendidikan. Contoh-contoh dalam sejarah Islam menunjukkan bahwa Islam telah memulai melaksanakan konsep welfare city seribu tahun lebih awal dari pelaksanaan welfare state di Negara-negara barat.  Dalam era khalifah Umar bin Khatab, Negara memberikan uang sejumlah 200 dinar bagi setiap bayi yang lahir dan senantiasa bertambah pada tahun-tahun berikutnya sampai bayi tersebut mencapai usia akil baligh. Umar juga telah meletakkan dasar-dasar konsep jaring pengaman sosial ketika menanggung nafkah bahan pokok bagi warga miskin, dalam sebuah riwayat diseb...