Postingan

Menampilkan postingan dengan label memaafkan

MUDIK BARENG dan PELUANG KAMPANYE PARTAI POLITIK

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tentu ada satu budaya yang tidak bisa ditinggalkan masyarakat urban di Jakarta dan sekitarnya, yakni mudik. Budaya yang sudah mengakar bertahun-tahun di dalam masyarakat Indonesia sejak dahulu. Namun ada yang berbeda dengan budaya mudik modern sekarang ini. Berhubung Lebaran tahun ini sudah masuk dalam tahun politik 2014, tentu saja hal ini tidak disia-siakan untuk “sambil menyelam minum air” bagi beberapa partai politik. Ratusan atau bahkan ribuan calon pemudik dari Jakarta, merupakan massa yang empuk untuk dijadikan sasaran kampanye menjelang Pemilu 2014. Kapan lagi bisa mengumpulkan massa sebelum masuk jadwal kampanye, pikir para petinggi partai. Apalagi, para pemudik yang akan menggunakan fasilitas mudik gratis parpol ini adalah para kalangan grass root, yang juga secara tidak langsung, sangat potensial mendulang suara dalam pemilihan umum 2014 nanti. Selain mudah “dirayu” para pemilih grass root juga cenderung emosional. Tanpa filteris...

Bersabar dan Maafkanlah, Niscaya Kamu Mulia

Gambar
Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah sikap memaafkan: Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur’an, 7:199) Dalam ayat lain Allah berfirman: "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22) Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik: ... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14) Juga dinyatakan dalam Al Qur'an bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia....