Postingan

Menampilkan postingan dengan label film

Liburan Akhir Pekan, Kader PKS Ajak Nonton ALNI

Gambar
Belum lama kita memperingati Hari Film Nasional, kader PKS Pancoran mengapresiasi positif industri film Tanah Air yang telah mulai merambah tema – tema non kekerasan, sensual, serta tahayul. Kini banyak dijumpai tema – tema motivasi, sejarah dan juga kritik sosial pada film – film produksi nasional. Oleh karenanya, DPRa PKS Pancoran mengajak para remaja di lingkungannya untuk bersama – sama menonton bareng (nobar) film nasional pada jumat kemarin (3/4). Sekitar dua puluh lima orang remaja ikut nobar dengan kader – kader PKS Pancoran di rumah salah satu kader. Film yang dipilih saat itu adalah film bertema kritik sosial berjudul “Alangkah Lucunya Negeri Ini” (ALNI). Film ini dirasa cocok dan pas dengan situasi dan kondisi bangsa kita saat ini. Dengan sumber daya alam dan sumber daya manusianya, harusnya bangsa ini bisa menghasilkan sebuah sinergi besar bagi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Tapi kenyataannya sudah ganti presiden baru,  rakyat miskinnya tetap ...

Membina Anak Kader PKS Duren Tiga Lewat Film Karakter

Gambar
Biro Pembinaan Anak Kader PKS ranting Duren Tiga, pada minggu (8/03) kemarin melakukan kegiatan menonton film buat anak – anak kader. Film yang diputar adalah film anak – anak yang bertema  islami, moral serta kebaikan.   Kegiatan ini penting untuk mengimbangi budaya film dan sinetron anak bertema kekerasan yang semakin banyak muncul di televisi. Banyak orang tua mengeluh bahwa saat ini anak - anaknya seakan hidup dalam budaya kekerasan. Salah satu yang dikeluhkan orang tua adalah banyaknya film anak di televisi yang menggunakan senjata-senjata yang mudah sekali melukai. Film - film ini justru disukai anak anak. Semua adegan film tersebut dilihat anak dengan sangat jeli dan anak “mencerna” setiap kejadian demi kejadian sesuai dengan kemampuannya  untuk memahami arti kekerasan dalam film anak tersebut. Orang tua lebih khawatir lagi karena banyak asesoris – asesoris senjata seperti yang ada dalam film tersebut, sangat mudah dijumpai dan didapatkan. Mendidik ana...

NoFi, Wadah Nonton Bareng Pencinta Film di Cikoko

Gambar
Berawal dari group whatsapp alumni sekolah, tercetuslah ide membentuk sebuah komunitas film yang sangat menarik. Yakni NoFi (Nonton Film), sebuah komunitas yang didirikan oleh sekumpulan alumni pelajar – pelajar sekolah asal Cikoko dan sekitarnya.   Mereka mengajak penonton remaja   penonton film agar gemar menonton film yang berkualitas, yang mendidik dan penuh dengan moral swerta nilai kebaikan, khususnya hasil karya para sineas dalam negeri.   Aktivitas perdana komunitas ini adalah, nonton bareng bersama 15 remaja di sebuah Lembaga Pendidikan Islam di Cikoko pada Sabtu (3/1) malam. Alhamdulillah respon nobar perdana kemarin sangat positif, mereka ingin kegiatan ini berlanjut, tidak mau menunggu sampai satu bulan lagi.  Gerakan menonton film memang sedang menjadi trend di kalangan remaja Pancoran, sehingga tidak heran jika gerakan ini semakin berkembang di wilayah kelurahan – kelurahan yang lain. Sebut saja di Duren Tiga ada komunitas SuFi (Suka Fil...

Kader PKS Ajak Remaja Lingkungan Nonton Film Inspiratif

Gambar
Demi peningkatan semangat anak – anak remaja pada pendidikan, PKS ranting Pancoran menggelar acara nonton bareng (Nobar) film inspiratif “MestaKung (Semesta Mendukung)” pada hari Minggu (4/1) di rumah salah satu kader PKS Pancoran, Bang Prima. Acara ini diikuti 16 remaja lingkungan RW06 Pancoran. Film Mestakung ini bercerita tentang kisah inspiratif dalam dunia pendidikan. Pendidikan sangat penting, dengan pendidikan yang baik akan menciptakan sumber daya manusia yang baik. Namun demikian, tidak mudah   memunculkan anak remaja yang bersemangat dalam pendidikan, perlu banyak model, media dan juga inspirator.  Film adalah salah satu media yang sangat baik untuk memotivasi dan menjadi inspirasi para remaja. Film “MestaKung” yang diputar menumbuhkan nilai-nilai semangat, tak kenal lelah, bekerja keras, keberanian, prestasi dan sejumlah nilai-nilai positif lainnya. Sosok Arif yang hanya anak desa, dengan semangat belajar tinggi dan tak kenal lelah mampu berprestasi di...

Nonton Film “Assalamu’alaikum Beijing”, Ane Rapopo

Gambar
Tahun 2014 Film Hijrah Cinta mernjadi film religi yang sukses di bioskop nusantara. Padahal, saat dirilis, film pesaingnya tidak sedikit, baik itu film-film komedi dan juga horor. Sejak tayang perdana di bioskop pada 24 Juli silam, film ini telah ditonton tak kurang dari 711.205 orang dan menempati posisi ke tiga sebagai film lokal dengan penonton terbanyak pada tahun 2014 ini masih dibawah Comic 8 dengan    1.624.067 penonton dan The Raid 2: Berandal yang telah ditonton oleh 1.434.272 orang. 1 Tak hanya Hijrah Cinta. Sejumlah film religi Islam yang dirilis pada tahun 2014 ini juga menuai sukses. Sebut saja ‘ 99 Cahaya di Langit Eropa Part 2 ’. Film ini merupakan sekuel lanjutan ‘ 99 Cahaya di Langit Eropa ’ yang dirilis tahun silam. Film yang dilempar ke pasar pada bulan Maret 2014 itu nangkring di posisi kelima sebagai film lokal paling laris dengan 587.042 penonton. Film religi Islam yang juga masuk 10 besar adalah Haji Backpacker. Film yang baru dirili...