Postingan

Menampilkan postingan dengan label saksi

Kader dan Simpatisan PKS ‘Tumplek Blek’ Di Acara Rihlah

Gambar
Obyek wisata waduk Jatiluhur di Purwakarta Jawa Barat menjadi tujuan rihlah (piknik) simpatisan dan kader PKS se-kecamatan Pancoran. Program rihlah atau piknik bersama memang menjadi rutinitas di kalangan kader PKS, minimal menyelenggarakannya satu tahun sekali. Jadi ada atau tidak ada pemilu, acara rihlah tetap diadakan, tempat dan acaranya disesuaikan dengan kondisi keuangan kas struktur DPC dan para kader. Untuk rihlah periode 2014 ini, PKS DPC Pancoran menyelenggarakannya pasca pemilu legislatif, lokasinya adalah waduk Jatiluhur Purwakarta JawaBarat.   Tercatat di panitia pesertanya adalah 400-an orang, terdiri dari kader, simpatisan, saksi, relawan dan keluarganya masing – masing. Untuk membantu pendanaan,   masing – masing keluarga berinfaq tiga puluh ribu rupiah saja.   Panitia hanya menyediakan snack, tidak menyediakan makan berat sehingga mereka membawa bekal makanan sendiri – sendiri. Minggu (11/5) pagi, kader dan simpatisan PKS se-Pancoran berduyu...

Kecermatan Saksi di PPK, PKS Selamatkan 639 Suara

Gambar
Rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kecamatan Pancoran telah digelar, Rabu (17/4). Kecermatan saksi menjadi kunci utama untuk menutup celah kecurangan atau kelalaian petugas PPK. Ini adalah rekap pertama yang dilakukan di wilayah Jakarta Selatan. Rekapitulasi sengaja dipilih pada malam hari karena mungkin menghindari siang yang panas, juga mungkin biar partisipasi saksi juga maksimal dan mungkin berbagai alasan kebaikan lainnya. Tetapi memang tidak menutup kemungkinan, rekapitulasi pada malam hari sangat rawan dengan kesalahan penulisan. Sebab saat malam adalah saat badan ini istirahat karena badan ini sebenarnya juga mempunyai jatah untuk rehat dari kelelahan.   Meski rekapitulasi di tingkat kecamatan terlihat lebih ringkas, namun ternyata memakan waktu yang lama juga. Pada rekapitulasi PPK kecamatan Pancoran, acara selesai jam 02.00 dini hari. Inilah yang terjadi di rekapitulasi kecamatan Pancoran, saat menandatangai berita acara kemudian saksi PKS mengecek lagi h...

Akhirnya Seorang Saksi PEMILU, Ikut Mengaji Bareng PKS

Gambar
Tahun 2014 adalah awal kisah perjalanan seorang Ibu mengenal PKS. Dalam perjalanan waktu minggu – minggu mendekati hari pemungutan suara, Seorang Ibu didatangi oleh salah seorang kader perempuan PKS. Mereka meminta Ibu tersebut untuk bisa menjadi saksi PKS, Ibu itu pun menerima dan kemudian sering ikut bergabung dalam forum-forum pelatihan saksi PKS bersama beberapa calon saksi yang lain. Latar belakang ibu tersebut berasal dari keluarga LSM penggiat anti korupsi, underbow sebuah partai besar di wilayah Durentiga. Maklum, berasal dari keluarga LSM anti korupsi membuat Ibu ini tidak kehilangan kevokalannya. Tidak canggung kader PKS yang mengajaknya menjadi saksi, dengan dialog yang panjang dan intens akhirnya Ibu ini bersedia menjadi saksi PKS di wilayahnya. Dan benar saja, ada banyak pengalaman menarik ketika si Ibu tersebut menjadi saksi PKS. Sepanjang jalannya pemungutan suara, banyak kejanggalan – kejanggalan yang sering diiterupsi oleh beliau. Begitu pula pada penghit...

Tanpa Dokumen C1, Protes Saksi Partai Lain Tidak Diterima

Gambar
Perhitungan di PPS kelurahan Durentiga seharusnya bisa lebih cepat jika tidak ada insiden keberatan dari seorang saksi partai yang tiba – tiba datang dan berteriak dan meminta buka kotak suara dan hitung ulang. Namun saksi PKS termasuk partai yang lain tidak mau, karena memang sudah sesuai dengan yang tertera di dokumen C1.   Saksi partai yang sebelumnya berteriak pun akhirnya memaki – maki dan mengusir saksi PKS. Namun saksi PKS dengan tenang kembali mengatakan silahkan lakukan pembukaan kotak jika memang dia punya dokumen C1 nya. Saksi PKS juga balik menanyakan apakah saksi dari partai lain tersebut mempunyai dan membawa surat mandat. Petugas PPS pun akhirnya menanyakan kepada saksi partai yang baru datang tersebut. Kemudian dua orang saksi itu pun ngeloyor pergi meninggalkan ruangan penghitungan. Ternyata belakangan diketahui bahwa saksi yang berteriak – teriak itu tidak mempunyai dokumen C1 dan juga tidak mempunyai surat mandat dari partai yang bersangkutan. Dia ternyat...

Berbekal Dokumen C1 Asli, Saksi PKS Pancoran Selamatkan Suara Caleg

Gambar
Perubahan jumlah suara dari hasil penghitungan di TPS dengan di PPS (kelurahan) atau PPK (kecamatan) mungkin bisa saja terjadi. Biasanya karena ada suara caleg atau parpol yang hilang akibat salah tulis atau juga sengaja dihilangkan. Padahal sudah jelas aturannya bahwa upaya menghilangkan atau menambah suara di luar hasil penghitungan adalah termasuk unsur pidana. Oleh sebab itu, agar hasil penghitungan suara tetap sesuai data awal di tingkat TPS, maka saksi PKS kelurahan se-kecamatan Pancoran membekali dirinya dengan lampiran formulir C1, hasil penghitungan suara di masing - masing TPS.   Untuk mendapatkan dokumen C1 memang tidak mudah, selain harus mengikuti prosesi penghitungan sampai selesai, saksi juga terdaftar sebelumnya sebagai saksi resmi dari sebuah partai politik pengutusnya. Kadang untuk mendapatkannya, kita harus menunggu sampai hampir 24 jam, dokumen C1 yang paling terakhir di kecamatan Pancoran tercatat dari sebuah TPS di kelurahan Cikoko yaitu jam 6 pagi...