Postingan

Menampilkan postingan dengan label Forsitma

Selfie Ibu – Ibu Majelis Taklim Setelah Acara Tarhib Ramadhan

Gambar
Dalam  beberapa hari lagi, kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Selayaknya tamu istimewa, orang-orang mukmin patut mempersiapkan diri menyambutnya dengan gembira. Menyambut Ramadhan dengan hati gembira adalah sebuah keniscayaan. Jika tamu istimewa seperti calon besan atau calon mertua saja kita sambut sedemikian bahagia, tentunya Ramadhan lebih layak untuk disambut dengan kegembiraan yang lebih besar. Menyambut Ramadhan dengan gembira akan menjadi mudah bagi mereka yang telah mengetahui keutamaan Ramadhan. Setiap memasuki Ramadhan, umat Islam lazim menggelar kegiatan yang dinamakan dengan Tarhib Ramadhan. Sesuai namanya, tarhib berasal dari kata marhaban, yakni mengucap selamat datang kepada bulan kemuliaan, bulan Ramadhan. Ada juga yang memaknainya sebagai targhib, yakni bergembira. Menyambut Ramadhan dengan suasana riang gembira. Dan ini menjadi sikap yang dianjurkan agar menjelang Ramadhan, umat Islam diminta menyambutnya dengan penuh riang gembira. Aksi penyambutan Ramadha...

Sosok Ahmad Yani Tetap Jadi Kebanggaan Ibu - ibu Majelis Taklim Pancoran

Gambar
Menyambut bulan suci Ramadan 1436 Hijriah, forum silaturahim majelis taklim (forsitma) bersama kader – kader PKS Pancoran menyelenggarakan acara kajian tarhib (persiapan) ramadhan di Masjid Al Amin.  Acara tarhib ramadhan forsitma ini dilaksanakan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan forsitma. Sebagai penceramah pada taklim kali ini adalah Ustadz Ahmad Yani. Beliau adalah anggota legislatif (aleg) DPRD DKI Jakarta dari daerah pemilihan Pancoran dan sekitarnya. Meski sudah menjadi aleg, namun sosok Ustadz Ahamad Yani tetap menjadi kebanggaan kaum ibu yang tergabung pada Forum Silaturahmi Majelis Taklim (forsitma) kecamatan Pancoran. Sebelum menjadi aleg, Ustadz Ahmad Yani memang sering diundang ceramah kemana – kemana di berbagai majelis taklim yang ada di wilayah Pancoran dan Mampang. “Orangnya dari dulu memang sudah dekat dengan kami, di forum majelis taklim. Udah gitu aseli Betawi lagi,” ujar salah seorang Ibu p...

Ratusan Ustadzah Antusias Hadiri Maulid PKS

Gambar
  Minggu pagi(8/03) ratusan Ustadzah Majelis Taklim seKecamatan Pancoran menghadiri dan menyambut antusias acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Bidang Perempuan DPC PKS Pancoran, dari undangan panitia tercatat ada 220 Ustadzah. Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan bagian tradisi umat Islam di Indonesia yang sudah mengakar selama ratusan tahun. PKS sebagai bagian dari komponen bangsa dan juga komponen umat, terus ikut melestarikan tradisi Maulid tersebut. Arus budaya asing, demam materialisme serta hedonisme barat dengan berbagai macam model variannya terus mengikis sedikit demi sedikit nilai dan tradisi luhur bangsa ini. Apabila tradisi yang luhur dan mulia seperti Maulid Nabi tidak dilestarikan, maka bisa jadi anak cucu kita di kelak kemudian hari tidak akan mengenal Nabi Muhammad SAW, tidak mengetahui sejarah perjuangan Nabi SAW atau dalam istilah jawa dikenal dengan istilah kepaten obor. Sejak pukul 07.00 para Ustadzah seKecamatan Pancoran s...

Pererat Hubungan Struktural, Bidang Perempuan PKS Jaksel Lakukan Lawatan Silaturahmi ke Pancoran

Gambar
Setelah melakukan rapat dan konsolidasi, maka diputuskan sabtu (21/02) adalah jadual kunjungan Bidang Perempuan DPD PKS Jakarta Selatan ke Bidang Perempuan DPC PKS Pancoran. Pengurus Bidang Perempuan PKS DPD Jakarta Selatan diterima dan dijamu di rumah salah satu kader perempuan Pancoran, yakni rumah Ibu Maya. Alhamdulilah, sore itu Allah pertemukan kader – kader perempuan DPD Jakarta Selatan dengan kader DPC Pancoran. Kader – kader perempuan PKS Pancoran akhirnya dapat ngobrol “face to face” dengan pengurus bidang perempuan PKS Jakarta Selatan. Lawatan bidang perempuan PKS DPD Jakarta Selatan ini disambut gembira oleh Ketua Bidang Perempuan PKS DPC Pancoran, Ibu Ela didampingi jajaran pengurus bidang perempuan DPC juga DPRa. Suasana yang terjalin sangat akrab antara kedua bidang perempuan ini. Adapun maksud dari kunjungan “Top Down”  ini, salah satunya adalah untuk mengetahui pengalaman – pengalaman serta kendala - kendala saat eksekusi program – program bidang perem...

Pantun Prabowo dari Para Ustadzah Pancoran

Gambar
Ustadzah - ustadzah wilayah Pancoran yang tergabung dalam forum silaturahim ustadzah sePancoran mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta.   Ustadzah Bunyati, perwakilan forum silaturahim ustadzah sePancoran, menyatakan bahwa pilihan untuk mendukung pasangan nomor 1 karena berkeyakinan mereka akan mampu mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera. "Yang menyatukan kita semua di sini adalah kita sama-sama mendukung Prabowo-Hatta," ujarnya dalam deklarasi di rumah salah satu kader PKS di Rawajati, Senin (30/6/2014). Kemudian beliau juga membacakan beberapa pantun untuk capres nomor 1 (satu), Prabowo Subianto. Beli terigu ke tanah abang, Jangan lupa beli putu; Jangan ragu lagi bimbang, Pilihlah capres yang nomor satu. Jalan – jalan ke lemah abang, Jangan lupa membawa sawo; Jangan ragu dan juga bimbang, Pilihan kita adalah Prabowo Hadir dalam deklarasi tersebut, ketua forum silaturahm...

KAJIAN FORUM SILATURAHIM MAJELIS TAKLIM BERSAMA USTADZ PEKAES

Gambar
Hari ahad, 23 Juni 2013 Kewanitaan DPRa Pengadegan mengadakan pengajian Forum Silaturahmi Tokoh Majelis Taklim (FORSITMA) di daerah Perdatam Pengadegan Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan Acara pengajian Forsitma yang dihadiri ibu - ibu ustadzah se-Pengadegan berlangsung khusyu.  Pembicara kali ini adalah ustadz pekaes yaitu Ust. Syahroni. 

IBU – IBU PKS PELOPORI ACARA MAULID DI KOMPLEK PERUMAHAN ALEG DPR RI

Gambar
Dalam catatan sejarah peringatan maulid Nabi SAW pernah dilakukan oleh Sholahuddin Al Ayubi.   Saat itu yang menjadi alasan mengapa sholahuddin melaksanakan maulid Nabi adalah kondisi umat Islam yang sedang terpojokkan. Saat itu umat Islam masih terjajah dalam bidang ekonomi bahkan Palestina dan Masjidil Al-Aqsha masih berada dalam genggaman kaum yang zhalim. Tidak jarang kita jumpai PKS, dari level DPP hingga DPRa mengadakan kegiatan peringatan Maulid Nabi SAW bersama masyarakat. Tak terkecuali ibu – ibu Forsitma DPC PKS Pancoran bekerja sama dengan ibu – ibu Anggota Legislatif komplek DPR RI Kalibata. Mereka mempelopori acara Maulid Nabi SAW di komplek para wakil rakyat itu. Tema Maulid yang diadakan kali ini adalah “Membangun Peradaban dari Rumah, Wujud Keteladan Kita pada Rasulullah SAW”. Ahad pagi (07/04), aula komplek DPR RI sudah dipenuhi oleh banyak ibu – ibu majelis ta’lim. Kondisi di luar aula juga ramai oleh para undangan yang baru saja datang. Terihat beberapa Usta...

300 Ustadzah Hadiri Maulid Nabi Bersama PKS Pancoran

Gambar
Dalam catatan sejarah peringatan maulid Nabi SAW pernah dilakukan oleh Sholahuddin Al Ayubi. Saat itu yang menjadi alasan mengapa sholahuddin melaksanakan maulid Nabi adalah kondisi umat Islam yang sedang terpojokkan. Saat itu umat Islam masih terjajah dalam bidang ekonomi bahkan Palestina dan Masjidil Al-Aqsha masih berada dalam genggaman kaum yang zhalim. Oleh karenanya tidak jarang kita jumpai PKS, dari level DPP hingga DPRa mengadakan kegiatan peringatan Maulid Nabi SAW bersama masyarakat sekitar. Tak terkecuali DPC PKS Pancoran juga melakukan hal tersebut, Forsitma DPC PKS Pancoran menyelenggarakan Maulid Nabi SAW. Masih dalam suasana bulan Rabiul Awal 1431 H, selasa (16/3) jam 08.00 Masjid Baitussalam PLN Durentiga sudah dipenuhi oleh banyak ibu – ibu majelis ta’lim . Sementara kondisi di luar masjid juga sangat ramai oleh para undangan yang baru saja datang. Tidak jarang kita jumpai Ustadzah yang datang bersama jamaah majelis ta’limnya. Acara dimulai dengan tilawah Al Qur’an,...