Postingan

Menampilkan postingan dengan label terendam

PKS Peduli Korban Banjir bersama Bang Oji "Rhoma"

Gambar
Kelurahan Durentiga RW05, RW02 dan RW01 merupakan wilayah yang menjadi langganan banjir jika kali Mampang meluap. Banjir dahsyat sepekan lalu, ada yang merendam rumah warga hingga dua meter. Kini kali telah surut, saatnya para warga membersihkan rumahnya masing – masing. Karena itu, untuk membantu meringankan aksi para warga membersihkan rumahnya, kader – kader PKS ranting Durentiga yang dipimpin Bang Ubay mendatangi korban banjir Durentiga di pinggiran kali Mampang, Minggu (26/1). Di RW05 rombongan PKS diterima oleh Bang Oji “Rhoma” yang juga merupakan ketua RT13 RW05 Durentiga. Sebanyak 150 paket kebersihan diserahkan untuk diberikan kapada warga. Bantuan ini berasal dari berbagai sumbangan, termasuk sumbangan dari kader – kader PKS Durentiga. Puluhan warga korban banjir pun sangat antusias menerima bantuan paket kebersihan tersebut tersebut. Sementara di RW01 dan RW02, kader – kader PKS bergabung bersama warga yang sedang melakukan kerja bakti. Kader – kader perempuan P...

Hujan tlah Tiba ... Hujan tlah Tiba

Gambar
Sudah dari minggu lalu Jakarta mulai diguyur hujan lagi dan cukup besar juga. Inilah musim panca roba. Panas, tiba-tiba hujan. Ini berarti beberapa minggu lagi sudah mulai musim hujan lagi. Tetapi bagaimana dengan cara penanggulangannya? Awal tahun ini, karena banjir yang begitu hebat mulailah bertebaran konsep-konsep pemerintah untuk penanggulangan. Mulai dari percepatan pembangunan Banjir Kanal Barat dan Timur, pembuatan Deep Tunnel yang katanya mau meniru luar negeri seperti Singapura, dan konsep dari masyarakat sendiri seperti pembuatan sungai yang mengelilingi Jakarta seperti ring road sebagai pencegah banjir. Semua itu adalah ide dan konsep yang terlalu megah yang akhirnya memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit sehingga pada musim hujan berikutnya, tetap saja banjir. Di Jakarta Selatan ada 8.417 bangunan terdiri dari rumah terendam 5.829, rumah rusak 2.087, rumah hanyut 362. Sekolah yang rusak terdiri dari 65 bangunan TK/SD, 18 SMP, dan tujuh SMA. Selain itu, ada 42 musala, s...