Postingan

Menampilkan postingan dengan label yusuf mansur

Jeratan Hutang Membuat Negeri ini Kehilangan Duapertiga Nafasnya

Gambar
Lemah akal, minimnya kualitas SDM, dan keserakahan telah membuat Indonesia kehilangan muka. Pintu kemakmuran yang sejatinya siap dimasuki Indonesia dengan istilah “lepas landas” bukan saja tertutup, melainkan pintu itu sendiri seakan hilang dan kabur dalam tujuan. Lihatlah negeri ini, Indonesia. Negeri ini memiliki segalanya, keragaman kekayaan alam, lautan dan daratan, pegunungan dan perbukitan. Semuanya teramat mencengangkan dan mengundang birahi Negara lain untuk menjamah Indonesia . Apa pun sebenarnya dari negeri ini menebar sejuta pesona. Tetapi apa yang tersisa? Hampir tidak ada, kecuali warisan utang bagi anak bangsa dan masa depannya. Dulu, penjajah fisik berusaha merampok secara halus atau kasar kekayaan negeri ini. Kini, justru kita yang ‘menyerahkan’ hampir separuh kekayaan kita. Dan itu terjadi begitu saja, lantaran kebodohan dan keserakahan. Kebiasaan berhutang tetapi tak memakainya untuk kegiatan produktif menjadi alasan utama beralihnya asset na...

Tidak Populer di Bumi Tetapi Populer Di Langit

Gambar
Oleh Ust. Yusuf Mansur Majhuuun fil ardh, masyhuurun fissamaa . Tidak populer di bumi, tetapi sangat dikenal penghuni langit. Ungkapan itu terungkap dari Rasulullah SAW ketika beliau meminta Ali bin Abi Thalib R.A mengecek keberadaan seorang pemuda yang kemudian dikenal dengan nama Uwais Al-Qarni. Ali R.A yang menjadi salah satu khalifah (khalifah ke-4) dari khulafaur rasyidin, diminta oleh Rasullullah SAW mencari pemuda yang namanya sangat harum di kawasan “langit”. Bingung Ali RA dibuat. Apa istimewanya Uwais sehingga beliau menyuruhnya untuk mencari pemuda ini dan menceritkan keterkenalannya di kawasan langit, Jibril dan malaikat Allah yang lain. Ali bertambah bingung karena mencari pemuda ini bukan perkara gampang. Susah betul. Ya, susah sekali beliau menemukan pemuda ini. Karena Uwais bukan sebuah nama public figure. Uwais bukanlah pemuda ngetop yang namanya dikenal seantero jagat. Uwais bukanlah orator. bukanlah ahli yang setiap ungkapannya selalu memuk...