Postingan

TAHUN 2012 SEBAGAI TAHUN PERLUASAN

Gambar
Dalam Syura yang diadakan oleh BPH DPC PKS Pancoran pada sabtu (31/12) kemarin, disepakati bahwa tahun 2012 dicanangkan sebagai Tahun Perluasan. Pada Tahun Konsolidasi (2010) dan Tahun Kerja (2011) kemarin, DPC PKS Pancoran telah membuat program – program yang menitik beratkan pada internalisasi pemahaman dakwah pada diri masing – masing kader. Karena perjalanan panjang yang melelahkan haruslah dibekali dengan ketahanan fikrah (mana’ah fikriyah) dan ketahanan aqidah (manna’ah aqaidiyah). Selain itu, yang dilakukan DPC PKS Pancoran pada tahun tersebut adalah melakukan Itsbatul iltizam (pengokohan komitmen) dan Itsbatul Intima’ (pengokohan afiliasi). Oleh karenannya adalah tepat kalau pada tahun 2012 ini, DPC PKS Pancoran mencanangkannya sebagai Tahun Perluasan. Dalam tahun ini, seluruh kader diharapkan mampu melakukan proses tausi’ah (ekspansi) penyebaran nilai-nilai kebaikan (dakwah). Pada tahun ini yang dibutuhkan dari para kader adalah tidak hanya kesalehan individual saja...

TAHUN BARU, PKS PANCORAN LAHIRKAN WIRAUSAHAWAN BARU

Gambar
PKS cukup potensial mencetak wirausahawan baru, inilah saatnya kader PKS membangun kemandirian ekonomi dan bersinergi untuk mencapai kesejahteraan bangsa. Aktivitas PKS sebagai partai dakwah, perlu bersanding dengan kekuatan ekonomi yang nyata, agar ekspansi dakwah bisa bergerak lebih cepat. Ketua Bidang Ekonomi DPC PKS Pancoran, akh Ikhwanda yang juga merupakan alumni Monash University Australia ini, menjelaskan bahwa menjadi wirausahawan itu bisa dilatih, “Jadi itu yang kami harapkan, kami imbau tumbuhnya pengusaha-pengusaha baru dari para kader PKS di Pancoran khususnya dari sisi ibu-ibu rumah tangga". Dengan kegiatan wirausaha itu, ibu-ibu maupun perempuan bisa menunjang ekonomi keluarga. Memang memiliki jiwa pengusaha, tidak serta merta dimiliki oleh semua orang. Tetapi hal tersebut dapat dilatih dan dipancing agar talenta tersebut tumbuh dan berkembang. Salah satu syarat pertama yang penting bagi para calon wirausahawan adalah berani. Sebuah gelar istimewa akan disematkan ke...

PARSEL

Gambar
Boedi Dewantoro hanya ingin berlaku benar. Maka, ia berkali-kali menolak berbagai dana tidak jelas dengan jumlah puluhan juta rupiah yang diberikan padanya. Ia pernah menolak uang dari beberapa balon wakil gubernur DIY. Ia juga menolak gagasan penambahan ‘dana purna tugas’ di DPRD. Kasus ini sempat mencuat di media di Yogyakarta. Masyarakat memujinya, namun tak sedikit rekannya di DPRD yang mencemooh anggota DPRD Yogyakarta dari Partai Keadilan tersebut. “Saya pernah mengkritik kebiasaan pejabat DIY menerima – bahkan meminta – parsel lebaran dari berbagai pihak, seakan itu menjadi suatu keharusan. Perkataan saya dimuat di koran-koran lokal. Lebaran tahun lalu, banyak anggota Dewan yang memarahi saya karena tidak mendapat parsel dari para pejabat di eksekutif di DIY,” katanya sambil tersenyum. “Bayangkan, betapa bahagianya bila masyarakat kecil yang menerima itu semua dari pejabat. Jadi berikanlah parsel itu pada mereka...” Helvy Tiana Rosa

Gudeg Jogja di Acara Mabit Kader PKS

Gambar
Sabtu (24/12) DPC PKS mengagendakan acara mabit kader, acara tersebut dibuka pada pukul 17.40 dengan diawali pembacaan matsurat bersama. Acara dilanjutkan dengan shalat maghrib berjamaah setelah itu dilanjutkan dengan makan malam bersama dengan menu Gudeg Jogja. Subahanallah... Alhamdulillah. Selepas shalat isya berjamaah, acara dibuka kembali dengan pembacaan tilawah QS At Taubah yang dibawakan oleh Sdr. Anwar Soleh. kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari bidang kaderisasi yang diwakili oleh Ust. Agung Kurniawan. Ust. Agung mengingatkan para peserta untuk meningkatkan semangat pada semua acara - acara yang diselenggarakan oleh struktur DPC PKS Pancoran. Selain itu ada juga sambutan dari Ust. Hendry tentang evaluasi kehadiran, tentang budaya saling mengingatkan antara sesama kader. Acara kemudian dilanjutkan dengan taujih yang dibawakan oleh Ust. Sauqi. Materi yang dibawakan merujuk kepada QS At Taubah. Hal yang penting dicatat dari materi yang disampaikan adalah bahwa Allah menging...

Saya Mulai Mengaji Usai Membaca “Ketika Mas Gagah Pergi”

Gambar
Sudah lama saya mendengar banyak hal baik tentang Nasir Jamil, anggota DPRD Nanggroe Aceh Darussalam dari Partai Keadilan. Namun saya belum pernah berjumpa dengannya. Salah satu cerita yang saya dengar adalah saat semua anggota DPRD Aceh diberi jatah uang masing-masing 75 juta rupiah, di luar gaji dari Pemerintah Daerah. Semua anggota menerimanya, tetapi tidak Nasir Jamil. Batin anggota termuda DPRD itu malah teriris. "Saya sungguh tak pantas menerimanya dan tak seorang pun anggota Dewan yang boleh menerimanya pula. Uang itu milik rakyat. Mengapa tak digunakan untuk memperbaiki kehidupan rakyat Aceh yang kini sedang menderita? Mengapa?" tanyanya. Nasir Jamil adalah satu-satunya anggota DPRD Aceh yang dengan tegas menolak uang tersebut. la siap menghadapi resiko apa pun atas prinsipnya itu, termasuk kemungkinan dimusuhi berbagai pihak. "Itu hak rakyat. Uang itu milik rakyat…, kembalikan pada mereka...," katanya dengan mata kaca. Beberapa waktu kemudian persoalan uang...

Merancang Kemenangan dari Warung Makan

Gambar
Ahad (25/12), DPC PKS Pancoran menggelar Workshop DPRa se-Pancoran. Acara tersebut di gelar di sebuah rumah makan sederhana di bilangan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh para BPH DPRa se-Pancoran, BPH DPC, para sekretaris UPK dan Konsultan Politik (FPP) DPC PKS Pancoran, Ust. Fitra Arsil, SH, MH. Tujuan workshop ini adalah untuk menata harmonisasi langkah dan merangkai potensi menuju kemenangan besar di Pancoran. Workhshop ini dibuka langsung oleh Ka, DPC PKS Pancoran, Sdr. Furqoni Yudhistira, S.Si, M.Kom dan dilanjutkan dengan materi panduan kemenangan oleh Ust. Fitra Arsil, SH, MH. Setelah paparan strategi disampaikan, kemudian dilanjutkan langsung dengan acara workshop, dimana masing - masing BPH DPRa dan Sekretaris UPK duduk berkelompok menyusun agenda dan strategi kemenangan di wilayahnya masing - masing berdasarkan panduan yang sudah diberikan. Setelah selesai memaparkan rencana strategi, program dan kebutuhan untuk kemenangan, mereka diminta memaparka...

KADO DARI BANG SANI UNTUK EMAK JAKARTA

Gambar
Kegiatan bagi-bagi Kado dari Bang Sani (Triwisaksana) untuk para Ibu Tangguh di Pancoran dengan salah satu tema, “Ibu Shalihah, Keluarga Sakinah, Jakarta Berkah” ini mendatangi 300 ibu dari wilayah Pancoran. Mereka diberikan kado dan bunga oleh para relawan perempuan DPC PKS Pancoran. “Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi bagi kaum ibu, apresiasi atas jasa-jasanya dan di waktu yang istimewa ini, hari ibu, kami ingin memberikan kado istimewa bagi mereka, kado cinta buat mereka,” ujar Ka.bid Perempuan DPC PKS Pancoran, Erni S.Sos, yang juga sebagai ketua panitia kegiatan. “Senang sekali dapat kado dan bunga dari Bang Sani, Abang Kita,” ujar salah satu Ibu penerima kado Bang Sani. Kado yang diberikan kepada ibu - ibu adalah sebanyak 13.000 kado yang akan diberikan untuk seluruh ibu - ibu di wilayah DKI Jakarta. Karena ibu merupakan tiang keluarga, bahkan orang yang sangat berperan dalam mendidik dan membesarkan putra - putrinya dengan ikhlas. Dengan 60 relawan perempuan yang tersebar ...