Pilkada DKI, Suara PKS harus Diperhitungkan
Sebagai tolok ukur politik nasional, gelaran pilkada DKI Jakarta selalu menarik perhatian berbagai pihak.Tingginya heterogenitas sosial, etnis serta golongan, berikut angka melek politik warga Ibu Kota yang relatif baik menjadikan pilkada DKI Jakarta istimewa. Karakteristik perilaku politik pemilih DKI juga relatif rasional dan memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap perubahan. Strategi positioning tokoh-tokoh kunci dilakukan oleh parpol demi mendulang popularitas sekaligus mengamankan suara pemilih gubernur di DKI Jakarta. Jabatan untuk Gubernur DKI Jakarta memang menjadi magnet yang mengiurkan bagi para tokoh nasional. Saat Pilkada DKI Jakarta 2007 lalu saja muncul sederet nama top yang ikut meramaikan bursa calon gubernur seperti Agum Gumelar, Sarwono Kusumaatmadja, Faisal Basri dan Bibit Waluyo. Sayangnya mereka tidak bisa ikut duel lantaran 19 parpol diborong oleh Fauzi Bowo semuanya. Pilkada DKI Jakarta 2012 yang akan memilih gubenur dan wakil gubernur, bagi para partai politik ...