DPC PKS PANCORAN SELESAIKAN RAKERCAB DALAM 3 JAM

Dewan Pengurus Cabang PKS Pancoran pada hari ahad (22/01) kemarin telah menyelesaikan rapat kerja cabang kedua. Acara yang berlangsung dari pukul 14.00 sampai 17.00 berlangsung sangat sederhana. Pada acara tersebut hadir semua BPH dan ketua Bidang, hadir juga para sekretaris UPK, para BPH DPRa dan perwakilan Ketua UPK.

Dalam sambutannya ketua DPC PKS Pancoran, Furqoni Yudhistira, S.Si, M.Kom menyatakan bahwa, "Kedepan kita akan memasuki fase ekspansi atau perluasan, sehingga perlu adanya sebuah alat untuk mengukur kerja – kerja dakwah satu tahun kedepan." Alat ukur yang kami gunakan di sini adalah KPI, target KPI itulah yang akan menjadi fokus kerja – kerja dakwah ke depan, sejauh mana perluasan yang telah dan akan dicapai dapat dinilai dengan KPI tersebut.

Para ketua bidang memaparkan program – program selama setahun ke depan, program – program tersebut harus mengacu pada KPI yang telah ditentukan oleh DPC. Tidak terlalu banyak diskusi di antara bidang dan pengurus DPC, karena memang sebelumnya diskusi – diskusi antar pengurus kami wadahi di acara pra-rakercab, senin (16/01) yang lalu. Yang banyak terjadi diskusi dan pertanyaan adalah antara para ketua DPRa dan juga ketua UPK dengan para bidang yang mempresentasikan programnya.

Acara ini sangat penting, karena di rapat kerja cabang (rakercab) inilah rencana kerja dakwah setahun dan rencana anggaran selama setahun ke depan ditentukan. Segala potensi dan kemampuan yang ada diramu untuk mencapai tujuan dan target maksimal selama setahun ke depan. Fokus terbesar tahun ini memang masih berada di proses rekruitmen dan pembinaan kader.

Alhamdulillah di ruangan yang sangat sederhana dan jauh dari kemewahan, kami para BPH DPC dan ketua Bidang serta para undangan berhasil menyelesaikan agenda rakercab dalam waktu yang tidak terlalu lama, yaitu tiga jam saja. Kami semua sepakat untuk fokus dan tidak terlalu berlama – lama membahas program kerja ini, tetapi sebaliknya kami ingin maksimal dalam bekerja mewujudkan program – program yang telah ditentukan. Ungkapan seorang pemikir besar Islam bernama Hasan Al Banna menyatakan bahwa, “Kewajiban kita lebih banyak daripada waktu yang tersedia”.