Postingan

Bu Karti : Kalau Nanti Kampanye Prabowo di GBK, Saya Diajak Ya

Gambar
Kampanye pemilu presiden pasangan Prabowo-Hatta insyaAllah akan digelar Minggu (22/6/2014) di GBK Senayan. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan salah satu massa pendukung pasangan ini pun siap memenuhi Gelora Bung Karno (GBK). "Dari kecamatan Pancoran Jaksel diperkirakan ada 600-an  kader dan simpatisan PKS yang akan datang minggu tanggal 22 Juni besok," ujar Ketua DPC PKS Pancoran, Furqoni.  Pemberangkatannya ada yang dengan sewa bis dan ada juga yang menggunakan motor. Kader pun sudah mulai mensosialisasikan agenda tanggal 22 Juni ini ke para korwe,  simpul – simpul massa PKS dan juga para warga. Salah satunya adalah Ibu Karti (59 th) warga Durentiga RW03 yang mengatakan, “Mas nanti kalau kampanye Prabowo di GBK, Saya diajak ya. Sekalian bagi kaosnya ... Saya mau ikut.”  Respond senada juga kader – kader PKS dapatkan dari warga dan para simpatisan yang mereka ditemui. Kami berharap semua mitra koalisi pendukung Prabowo - Hatta solid dan kampanye b...

Soal Lansia, Para Capres Bisa Belajar Dari PKS Pengadegan

Gambar
Sabtu pagi (7/06), kader – kader PKS Pengadegan RW06 kembali mengadakan salah satu kegiatan rutin andalannya yaitu Posyandu Lansia.  Program ini adalah program rutin sebulan sekali, yaitu setiap pekan pertama atau kedua tiap bulan. Ketua ranting PKS Pengadegan, Ainul Yakin mengatakan, "Kita ingin tunjukkan bahwa kita selalu berbuat sesuatu yang mulia untuk warga di sini. Apapun yang terjadi, ada pemilu atau tidak, kami dari PKS tetap terus melayani." Acara Posyandu Lansia juga merupakan ajang silaturahim para lansia dengan para kader – kader PKS, khususnya para akhwat.  Kegiatan Lansia kali ini, fokus pada konseling para lansia. Posyandu Lansia PKS Pengadegan bulan Juni ini, Alhamdulillah dapat dihadiri 20-an orang lansia. Mereka berkonsultasi sepuasnya kepada kader – kader perempuan PKS. Selain konseling mereka juga mendapatkan pemeriksaan standard lansia, seperti  cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat dan lain – lain. "Kita tidak mengadopsi nilai barat...

Untuk Membahagiakan Orang Lain, Jangan Tunggu Sampai Kita Bahagia

Gambar
31 Mei 2014, DPC PKS pancoran mengadakan acara Mabit Kader. Mabit adalah salah satu sarana pembinaan yang secara bahasa artinya bermalam. Istilah mabit sudah sangat masyhur di telinga kita pada salah satu rangkaian ibadah haji yaitu mabit di Mina. Tetapi mabit yang dilaksanakan oleh para kader PKS Pancoran ini yaitu bermalam di masjid atau pondok majelis taklim. MABIT juga merupakan singkatan Malam Bina Iman dan Taqwa, kegiatan kader PKS ini tidak hanya sekedar bermalam biasa, tetapi para kader dibekali nasehat – nasehat kebaikan, shalat tahajjud, khatam Al Qur’an dan berdzikir, sekaligus mempererat tali silaturrahim antara para kader. Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) diadakan rutin satu bulan sekali. Acara Mabit dimulai dari jam lima sore sampai jam enam pagi hari berikutnya. Pada mabit sabtu (31/5) kemarin, diisi dengan tausiyah dari Ust. DR. Syaiful yang mengupas tentang Mengeratkan Ukhuwah. Yang paling menarik adalah ungkapan Beliau yang mengatakan bahwa, “Untuk membahagiaka...

Jamaah Senam PKS Nusantara : Gue Pilih Prabowo Aje ... Sreg Lihatnye

Gambar
Sesibuk apapaun agenda politik kader, DPRa PKS Kalibata terus menggelar kegiatan olahraga bersama masyarakat yakni Senam PKS Nusantara setiap minggu pagi (1/6). Seperti biasa tepat jam 07.00 pagi di halaman sebuah sekolah di Kalibata, jamaah rutin senam PKS Nusantara yang terdiri dari kader, simpatisan serta ibu – ibu warga sekitar sudah berkumpul dan bersiap melaksanakan senam. Tampak yang hadir kebanyakan adalah ibu – ibu. Senam PKS Nusantara merupakan olah raga yang murah dan meriah, peserta tinggal datang ke lokasi rutin senam berkumpul dengan jamaah yang lain dan sangat enak karena diiringi musik daerah senusantara seperti : Manuk dadali, Jali-Jali, Suwe Ora Jamu, Cik Cik Periuk dan lainnya. Banyak manfaat yang bisa diambil dari mengikuti senam tersebut diantaranya adalah badan menjadi lebih sehat dan bugar, hubungan antar warga masyarakat juga menjadi harmonis dan ikatan ukhuwah menjadi semakin erat dan insya Allah pikiran menjadi lebih fresh menghadapi tantangan kerja kee...

Mahalnya Mencari Pemimpin (Presiden)

Gambar
Sebelumnya kita telah melaksanakan memilih para wakil kita di Senayan pada tanggal 9 April 2014 kemarin, jumlahnya sangat banyak ditambah calon anggota DPD. Biaya Pemilu yang dianggarkan KPU mencapai Rp 16   triliun. Belum lagi dana dari setiap Partai dan masing-masing Caleg mencapai lebih dari Rp 3,1 triliun. Pengeluaran PDIP sebesar Rp 404,7 miliar, Golkar menghabiskan Rp 402 miliar, Gerindra Rp 434,9 miliar , Demokrat sebesar Rp 307 miliar, Hanura Rp 365 miliar.  Menurut KPU pada pemilu 2009, dana kampanye Capres sampai tanggal 5 Juli 2009 adalah sebagai berikut : JK-Wiranto Rp 83.327.864.390, SBY Budiono Rp 200.470.446.232. Mega Pro Rp 257.600.050.000. Pada pemilu 2004, Capres Wiranto - Sholahuddin Wahid menghabiskan dana kampanye Rp 86 milar, Megawati - Hasyim Muzadi Rp 84 miliar, Amien Rais - Siswono Rp 16 miliar. Semua sumber daya kita terkuras, baik materi (dana) dan non materi (potensi konflik), untuk memilih pemimpin yang belum tentu juga kebaikannya un...

Koalisi Sebelah itu Koalisi Sarang Laba - Laba

Gambar
Koalisi sebelah seperti tampak seolah – olah sangat kokoh. Tetapi sesungguhnya bukan tidak terkalahkan. Koalisi itu sejatinya hanyalah koalisi sarang laba – laba. Anggaplah isu itu benar, partai – partai pemenang pemilu legislatif 9 april membentuk koalisi besar untuk merebut kursi presiden. Rasanya nama yang akan duduk di kursi paling bergengsi itu memang tinggal menunggu waktu saja. Koalisinya memang terkesan sangat kokoh, dampaknyanya pun seolah akan sangat dahsyat. Kalau dua kekuatan politik pendulang suara mayoritas bergabung menjadi satu, tampaknya memang seng ada lawan, apalagi kalau koalisi itu mengajak salah satu partai Islam atau berbasis ummat islam untuk bergabung, maka ummat Islam akan merasa terakomodasi. Dan rasanya partai – partai Islam juga banyak yang berminat. Kalau koalisi besar itu jadi kenyataan, maka akan terbentuk koalisi dua kekuatan besar pemenang pemilu 2014 plus satu atau dua partai Islam. Hasilnya sepertinya akan banyak disepakati orang ba...

Mengapa PKS Hanya Dapat 6,79 % Suara?

Gambar
Sejak hasil akhir rekapitulasi suara PEMILU  2014 pertama kali dikeluarkan KPU Pusat, sudah bnyak yang bertanya “Mengapa PKS hanya dapat 6,79 % suara?” Hal pertama yang harus diklarifikasi adalah bahwa kami hanya orang awam yang tidak memiliki basis data lengkap suara keseluruhan seluruh Indonesia, juga latar belakang keilmuan yang cukup untuk memberikan analisa yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kedua, kami juga bukan orang yang berwenang dalam menentukan langkah-langkah strategis PKS ke depannya, sehingga tak mungkin bagi kami untuk memberitahukan bagaimana sikap resmi PKS berikutnya, Sikap resmi PKS akan ditentukan oleh DPP maupun Majelis Syuro PKS.  Yang lebih penting daripada analisa, hemat kami, adalah memberikan respon yang tepat terhadap semua fenomena. Penting sekali bagi setiap Muslim untuk terus mengingatkan dirinya bahwa hidup ini Cuma aksi-reaksi. Allah SWT sebagai pemberi aksi, dan kita dituntut untuk memberikan reaks...